Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Orang Pusing Ketika Bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream – Manusia memiliki kemampuan untuk menganalisis, memproses informasi, dan memecahkan masalah. Termasuk masalah di dunia karier. Bagi manusia, otak menjadi alat yang luar biasa untuk produktivitas.
Di sisi lain, otak juga bisa dengan mudah “ melawanmu”, merusak rencana, dan menjauhkan diri dari apa yang kamu inginkan. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kariermu. Waduh..
Dikutip dari CNBC, Selasa 10 April 2018, pendiri dan perusahaan gadai LexION Capital, Elle Kaplan, mengatakan otak adalah pusat komando tubuh.
Kalau kinerjanya tidak dikendalikan, kamu akan merasakan dampaknya. “ Beberapa bagian tersulit dalam hidupmu bisa jadi karena otak menolak niat,” kata Kaplan.
Dia menyarankan untuk mensinkronisasi otak dengan niat supaya bisa mengembalikannya ke jalur yang benar.
“ Kamu bisa membuat hal ini terjadi dengan bekerja penuh kesadaran,” kata Kaplan. Dia pun berbagi tips agar kamu bisa mengambil penuh cara kerja otak. Begini rinciannya:
© Ilustrasi orang pusing ketika bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orang dibayang-bayangi ketakutan dan keraguan. Kalau punya pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan, seseorang akan sulit bergerak ke depan.
Ini disebabkan oleh otak yang menilai terlalu tinggi ketika mengambil pemikiran dan keputusan yang baru. Ini yang akan membuat kamu akan mengulangi kebiasaan dan ingatan lama serta melewatkan ide dan pendekatan baru.
Hentikan otakmu untuk nemikirkan apa yang ditinggalkan dan bebaskan diri dari rasa takut. Ini akan mempermudah kamu melepaskan beban saat kamu fokus untuk masa depan yang lebih cerah.
© Ilustrasi orang pusing ketika bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Biasanya orang sibuk memperpanjang jam kerja dan begadang untuk menyelesaikan tugas. Rutinitas seperti ini membahayakan beberapa aspek kehidupan dan menguras kesejahteraan secara keseluruhan.
Ketika begadang, kesehatan, kognitif, kemampuan untuk belajar, dan rentang perhatian akan terganggu. Untuk menghindari begadang, tanamkan dalam diri bahwa kamu mulai bekerja sedini mungkin.
© Ilustrasi orang pusing ketika bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Bergaul dengan orang-orang yang memberikan semangat positif merupakan salah satu cara paling efektikf untuk meningkatkan diri. Kamu bisa menyesuaikan perilaku, pemikiran, dan gaya hidup orang sukses.
© Ilustrasi orang pusing ketika bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Pakar saraf menemukan stres kronis merusak otak seseorang. Karena otak sangat penting untuk mengerjakan semua pekerjaan, sungguh perbuatan tak bijak untuk membahayakannya. Stres memang tidak bisa dihilangkan, tetapi ditekan.
Caranya? Temukan aktivitas yang menenangkan pikiran dan bersantai untuk sementara waktu, misalnya mematikan ponsel di malam hari seperti yang dilakukan oleh COO Facebook, Sheryl Sandberg.
© Ilustrasi orang pusing ketika bekerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Reaksi awal otak terhadap beban kerja yang berat adalah mencoba melakukan semuanya sekaligus. Otak berasumsi multitasking bisa membuat seseorang menghemat waktu dan efisien.
Nyatanya, kegiatan multitasking justru ,membuat waktu pengerjaan semakin lama. Penelitian menunjukkan setiap kali tugas terganggu, dibutuhkan waktu hingga 40 persen lebih lama untuk mengerjakannya.
Ajarkan otak untuk memahami prioriras sebelum mulai bekerja. CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet, menyarankan seseorang agar membuat lima tugas yang menjadi tugas prioritas. Tugas lainnya akan dilakukan setelah kelimanya rampung. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya