Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Situs pencarian perjalanan global terkemuka, Skyscanner, memperkirakan pada tahun 2024, destinasi perjalanan wisata tidak lagi sekadar mengelilingi dunia, tetapi mencapai ruang angkasa.
Tidak hanya naik dan kembali ke bumi, wisatawan bisa tinggal di sana cukup lama untuk menikmati lingkungan yang menarik dan asing.
" Perjalanan ke ruang angkasa akan menjadi tonggak sejarah baru bagi umat manusia pada umumnya, namun yang lebih menarik adalah transfer teknologi yang disumbangkan oleh eksplorasi ruang angkasa bagi penerbangan komersial. Seorang wisatawan reguler mungkin dapat terbang dari London ke Sydney selama 2,5 jam, yang akan membuat perjalanan lebih mudah dan lebih cepat dari pada sebelumnya, yang mampu meruntuhkan sekat-sekat waktu," ujar Filip Filipov dari Skyscanner.
Dalam sepuluh tahun mendatang, wisata ruang angkasa akan menjadi lebih terjangkau untuk pasar ultra-mewah. Namun, perjalanan wisata ke dasar laut akan menjadi pilihan yang jauh lebih keren dan modern.
Kamar hotel bawah laut sudah tersedia sebagai tujuan wisata yang baru dan khusus seperti suite Neptune dan Poseidon di Atlantis Hotel Dubai.
Akan tetapi, mengingat lahan tanah sudah makin mahal, sekelompok inovator sedang menyusun konsep untuk membangun seluruh resor di bawah gelombang-gelombang laut termasuk spa, kebun, kolam renang, semuanya dengan kaca jendela dengan gaya akuarium yang memungkinkan para tamu untuk pergi keluar menggunakan peralatan menyelam.
Rencananya, The Water Discus Hotel di Dubai akan menjadi hotel pertama dengan konsep tersebut. Hotel yang rencananya dibuka tahun 2015 ini akan dibangun di bawah 9 meter di bawah permukaan laut dengan jendela bergaya akuarium dengan 21 suite room dan fasilitas yang memungkinkan para tamu keluar masuk dengan peralatan menyelam.
Hotel ini juga dilengkapi dengan spa, kebun, dan kolam renang. Hotel ini akan naik ke permukaan dalam waktu 15 menit dalam keadaan darurat.
Tidak hanya hotel ini yang menjadi cerminan hotel masa depan. Pada tahun 2024 mendatang, hotel-hotel di angkasa pun akan menggunakan kemajuan teknologi dalam mengembangkan fasilitasnya. Wisatawan bisa memesan segala sesuatu melalu perangkat mobile. Bahkan bisa menciptakan tema dan efek di kamar hotel sesuai keinginan.
Selain itu, ada kotak cahaya yang dirancang untuk menormalkan waktu tamu yang mengalami jet lag, pancuran vitamin C untuk meremajakan kulit dan rambut tamu. Tamu pun tinggal mencetak fasilitas apapun yang mereka inginkan, seperti sabun dan pasta gigi.
Lokasi wisata baru sangat dibutuhkan karena adanya berbagai area terlarang di dunia. Laporan Skyscanner ini dirilis melihat bagaimana teknologi yang bermunculan akan mengubah perilaku seseorang dalam memesan tiket untuk berpergian dan segala perilaku dalam berwisata.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya