Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sahabat Dream, Jangan Ragu Untuk Bersedekah, Ya.
Dream – Mayoritas lulusan sarjana datang dengan satu tujuan, yaitu mendapatkan pekerjaan untuk bertahan hidup. Banyak dari kita yang bekerja dengan hasrat, tujuan hidup dengan nyaman, dan menutup kebutuhan hidup.
Semua yang kita dengar sepanjang hari adalah uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Atau, kalau kata The Beatles, “ Can’t buy me love (tidak bisa membeli cintaku).”
Ya, banyak dari kita yang bekerja lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Budaya tempat kerja, jam kerja yang panjang, dan tempat kerja yang jauh dari rumah.
Dengan uang yang kita terima dari jerih payah itu, bisakah kita bahagia? Jawabannya, ya.
Banyak kajian yang menemukan bahwa uang bisa memberikan kebahagiaan. Caranya, dengan memberikan donasi. Donasi pun juga bisa membawa manfaat yang bisa membuat kita bahagia, lho.
Dilansir dari Hufftington Post, Jumat 30 Juni 2017, ada tiga manfaat yang setidaknya bisa dirasakan orang-orang dari mendonasikan uangnya kepada orang yang membutuhkan.

Yang pertama, amal bisa akan meningkatkan keimanan. Alasan utama banyak orang mendonasikan uangnya karena kepercayaan mereka. Dengan uang sumbangan itu, donatur optimistis bisa membuat perbedaan. Donasi juga membuat emosi Anda menjadi positif dan Anda bisa turut merasakan kebahagiaan dari orang-orang penerima sumbangan.
Kedua, donasi bisa membuat hubungan pertemanan baru. Ketika menyumbangkan uang kepada orang-orang karena kepedulian, donatur bisa mengakses sebuah komunitas untuk mempermudah orang untuk berdonasi. Anda akan menemukan orang-orang berpikiran terbuka tentang donasi.

Yang ketiga, dengan beramal, kita bisa melakukan sesuatu yang keren. Setiap organisasi nirlaba sedang bekerja untuk mencapai misi memperbaiki dunia. Donasi yang diberikan bisa mendukug program-program organiasasi nirlaba yang dianggap keren. Atau, mungkin Anda bisa terjun langsung membantu program organisasi nirlaba, misalnya membangun panti asuhan dan memberi makanan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya