Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Warga Melintas Di Depan Kantor Kuveyt Turk Bank AG (rp-online.de)
Dream - Bank syariah makin melebarkan sayap pertamanya di Benua Biru. Setelah Inggris, kini Jerman akan memiliki bank syariah pertamanya. Kuveyt Turk Bank AG akan membuka cabang pertamanya pertengahan tahun ini.
Menurut surat kabar Handelsblatt, Bafin, regulator perbankan Jerman, telah memberikan izin pendirian bank syariah kepada bank Turki, Kuveyt Turk Bank AG. Cabang syariah pertama dari Kuveyt Turk ini direncanakan berada di Frankfurt, Cologne dan Berlin.
Tal hanya Jerman, Kuveyt Turk juga berencana memperluas layanannya di seluruh Eropa.
Kemal Ozan, direktur Kuveyt Turk, berharap cabang bank tersebut akan menjadi populer di antara empat juta Muslim Jerman yang merupakan komunitas Muslim terbesar di Eropa.
" Riset pasar kami menunjukkan, bahwa 21 persen umat Islam di negara ini akan melihat bank syariah sebagai bank alami mereka," kata Ozan seperti dikutip Newsweek, Rabu, 25 Maret 2015.
Permintaan untuk perbankan syariah kini meningkat di seluruh Eropa, karena populasi Muslim yang berkembang di benua itu. Menurut Gatestone Institute yang berbasis di AS, perbankan syariah tumbuh lebih cepat di Inggris, Perancis dan Jerman daripada di banyak negara-negara Islam di Timur Tengah dan Asia.
Inggris tetap menjadi penghubung keuangan syariah utama Eropa. Di Inggris terdapat lima bank syariah murni dan 20 bank lainnya yang menawarkan layanan perbankan syariah.
Kesadaran sektor perbankan syariah juga tumbuh di kalangan non-Muslim. Al Rayan Bank, dulu The Islamic Bank of Britain, melaporkan ada peningkatan sebesar 55 persen untuk aplikasi rekening tabungan di kalangan non-Muslim tahun lalu setelah munculnya skandal Barclays.
Tim Sinclair, kepala marketing Al Rayan Bank, mengatakan selama dua tahun terakhir 83 persen dari pelanggan non-Muslim membuat deposito jangka tetap. Sinclair percaya bahwa ini adalah karena daya tarik bank syariah. " Kami relatif kecil, dan kami centang pilihan perbankan etis," katanya.
" Sesuai syariah berarti kita tidak berinvestasi dalam hal-hal buruk dan kami transparan."
Jerman adalah negara dengan pencari suaka terbanyak dari Timur Tengah, melonjak sekitar 200.000 tahun lalu atau empat kali lebih banyak pada tahun 2012.
Pekan lalu, statistik pemerintah Jerman mengungkapkan bahwa proporsi penduduk tanpa kewarganegaraan Jerman mendekati 8,2 juta - hampir 10% dari keseluruhan populasi. Jumlah warga negara asing yang tinggal di Jerman meningkat lebih dari setengah juta pada tahun 2014, yang terbanyak dalam satu tahun sejak tahun 1991 dan 1992.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya