Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Rupiah Menguat, Indeks Syariah Melompat di Masa Injury Time

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 24 Maret 2015 16:23
Rupiah Menguat, Indeks Syariah Melompat di Masa Injury Time
Meski BEI kedatangan anggota baru, asing justru membukukan aksi jual besar-besaran

Dream - Sempat berulang kali keluar masuk zona merah jelang sesi penutup, indeks saham syariah akhirnya menutup perdagangan di zona hijau. Aksi beli investor berhasil menarik sejumlah indeks acuan saham.

Penguatan ini terbilag luar biasa karena asing ternyata menjual besar-besaran portofolionya. Asing mencetak nett sell hingga Rp 943 miliar atau tiga kali lipat dari penutupan kemarin.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 24 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)menguat 0,167 poin (0,10%) ke level 172,533.

ISSI pagi tadi mengawali perdagangan di zona hijau. Namun isu kenaikan suku bunga The Fed dan aksi jual asing membuat pelaku pasar mengerem aksi belinya.

Alhasil, ISSI sempat berulang kali masuk zona negatif. Puncaknya, ISSI terpeleset ke level terendah 172,265.

Meski menguat, para penghuni ISSI justru banyak yang bertengger di zona merah. Sebanyak 118 emiten syariah bergerak melemah dan hampir separuhnya, atau 69 saham yang bertengger di zona hijau.

Pelaku pasar mentransaksikan saham syariah bernilai Rp 3,68 triliun dengan 24,76 miliar saham beralihtangan.

Penyelamatan di menit-menit terakhir perdagangan juga melanda emiten bluechips syariah. Melemah jelang penutupan, Jakarta Islamic Index (JII) akhirnya mengikuti saudaranya ke zona hijau.

Indeks JII sore ini menutup perdagangan dengan naik tipis 0,498 poin (0,07%) ke level 721,495. Penguatan ini didorong kenaikan harga saham dari 16 emiten unggulan syariah.

Emiten alat berat UNTR memimpin penguatan dengan kenaikan Rp 400 per saham. Top gainer JII lainnya adalah UNVR yang menguat Rp 275, INTP Rp 200, ITMG Rp 100, dan INDF Rp 75 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri menutup perdagangan dengan menguat 10,550 poin (0,19%) ke level 5.447,648. IHSG sempat bergerak melemah ke level terendah 5.434,464.

Lantai BEI kali ini berhasil memutar dana investor hingga Rp 7,89 triliun.

Kabar positif juga berhembus dari pasar keuangan. Kurs Rupiah akhirnya menguat di bawah level 13.000. Sore ini rupiah menguat 93 poin (0,71%) menjadi 12.929 per dolar AS.

Beri Komentar