Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kementerian Keuangan Uni Emirat Arab (UEA) berniat mengaplikasikan e-Dirham sebagai metode utama pembayaran layanan pemerintah, seperti pajak. Pembayaran tersebut bisa dilakukan melalui internet atau aplikasi mobile.
Seperti dikutip dari Gulf News, Selasa 24 Maret 2015, dalam konferensi pers pada hari Senin kemarin, Younis Al Khoury, Wakil Kementerian Keuangan UEA, mengatakan pihaknya sedang dalam proses kerja sama dengan Bank Sentral UEA dan departemen pemerintah lainnya untuk menyosialisasikan penggunaan e-Dirham.
E-Dirham sekarang menjadi metode pembayaran yang diterima di berbagai kementerian. Termasuk Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Keuangan, Departemen Energi, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Air, serta institusi federal dan lokal.
Pembayaran melalui kartu e-Dirham dilakukan seperti membayar melalui kartu kredit. Namun, Al Khouri mengatakan bahwa kartu e-Dirham memberikan keuntungan yang lebih baik karena biayanya tetap hanya 3 dirham saat pembayaran. Sementara jika menggunakan kartu kredit akan dikenakan biaya tambahan sebesar persentase tertentu dari jumlah pembayaran.
Kementerian juga ingin bekerja sama dengan Emirates Identity Authority untuk memudahkan pembayaran sehingga pengguna dapat membayar layanan pemerintah melalui ID Emirates mereka.
Al Khoury menambahkan kementerian akan memperluas titik-titik penggunaan e-Dirham di masa depan, jika terdapat kenaikan permintaan.
Kartu e-Dirham dapat dibeli dari Departemen Keuangan juga kantor pos, dan poin penjualan resmi lainnya termasuk Bank Nasional Abu Dhabi.
Pada bulan Februari, kementerian mengumumkan bahwa jumlah transaksi yang diproses melalui internet mencapai lebih dari 7,28 juta dirham pada tahun 2014, dengan total pendapatan 2,04 miliar dirham.
Dengan demikian jumlah transaksi total yang dibayar melalui internet, POS, dan pembayaran elektronik lainnya adalah lebih dari 33 juta, yang menghasilkan pendapatan 6,78 miliar dirham pada 2014. Pendapatan tersebut menandai peningkatan sebesar tujuh persen dari tahun 2013. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya