Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Dalam paket kebijakan ekonomi yang baru dikeluarkan pemerintah, disebutkan pemerintah akan memberikan insentif pajak atau tax allowance.
Hal ini dilakukan sebagai langkah penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah mengeluarkan aturan baru mengenai tax allowance, dengan kriteria yang dibuat lebih longgar, tidak ketat dan terlalu detail seperti yang sebelumnya.
Seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Rabu, 18 Maret 2015, Bambang menyebutkan beberapa kriteria perusahaan yang bisa mendapatkan "hadiah" dari pemerintah ini.
1. Yang melakukan investasi dalam jumlah besar
2. Yang punya orientasi ekspor
3. Menggunakan tingkat kandungan lokal yang tinggi
4. Yang melakukan Research and Development
Intinya, lanjut Bambang, peraturan pemerintah baru itu kini tidak terlalu rigid, tidak terlalu detail per sektor seperti yang sebelumnya sehingga sulit dipenuhi perusahaan.
“Jadi ada relaksasi,” terangnya.
Terkait dengan tax allowances itu, Bambang menyatakan ada tambahan insentif khususnya pada perusahaan yang melakukan reinvestasi dari laba yang didapatkan, atau dari deviden yang tadinya ingin dibagikan kepada pemegang saham atau dikembalikan kepada negara asal.
“Ini diputuskan untuk reinvestasi maka itu akan mendapatkan tambahan fasilitas allowance tadi,” terangnya.
Bambang menambahkan fasilitas serupa juga diberikan kepada perusahaan yang melakukan research and development (R&D). Kemudian, kalau perusahaan melakukan ekspor minimum 30% dari produksi juga berhak mendapatkan tambahan keringanan.
"Jadi tidak hanya Indonesia itu menjadi semacam tukang yang melakukan assembling tapi harus ada pengembangan produk melalui R & D," pungkasnya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?


Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan