Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Indeks acuan saham syariah kembali dibuka di zona merah. Bursa saham Indonesia terseret pelemahan yang juga melanda pasar modal regional.
Aksi jual asing yang kembali berlanjut di sesi pembukaan membuat investor juga menahan diri masuk pasar.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 25 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,357 poin ke lebel 172,176.
Hingga 5 menit waktu perdagangan, ISSI cenderung terus tertekan. ISSI tercatat turun 0,339 poin (0,20%) ke level 172,194.
Pelemahan di pertengahan pekan ini telah menggusur 72 emiten syariah ke zona negatif. Beruntung masih ada 32 emiten syariah yang menguat dan 49 lainnya bertahan stagnan.
Di awal sesi, 3,69 juta saham syariah telah diperdagangkan pelaku pasar. Nilainya mencapai Rp 526,41 miliar.
Koreksi juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 1,979 poin ke level 719,516.
Berisi 30 emiten unggulan syariah, JII saat ini dipenuhi pelemahan harga saham dari 19 emiten syariah. Hanya 8 emiten yang mampu bergerak positif dan 3 lainnya stagnan.
Sama dengan ISSI, JII juga masih belum bisa beranjak dari zona merah. JII tercatat melemah 1,876 poin (0,26%) ke evel 719,619 hingga 5 menit waktu perdagangan.
Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia memang tengah berada dalam tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini mengawali perdagangan dengan melemah 9,91 poin (0,18%) ke level 5.437,74.
Di sesi pembukaan, IHSG kembali terkoreksi 13,12 poin (0,24%) ke level 5.435,94.
Investor asing kembali melakukan aksi lepas saham dengan memulai menjual portofolio senilai Rp 9 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya