Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pohon Kurma
Dream - Buah kurma telah lama menjadi salah satu makanan favorit selama bulan puasa. Tingginya permintaan kurma jelang Ramadan pun membuat harga buah kaya karbohidrat ini terus merangkak naik.
Khawatir harga terus membumbung tinggi, puluhan warga Jeddah, Arab Saudi berusaha menimbun persediaan kurma menjelang Ramadan. Toko dan grosir kurma di kota besar Saud ini pun mengaku permintaan kurma di hari-hari menjelang bulan suci selalu tinggi.
" Harga kurma memang tidak pasti, selalu berfluktuasi. Itu karena beberapa hal, termasuk berkurangnya jumlah produksi, iklim yang tidak menentu dan biaya transportasi yang tinggi," ujar Ali Abdullah, seorang penjual kurma di sebuah toko di pusat kota Jeddah kepada Arab News, seperti dikutip Dream.co.id, Kamis, 26 Juni 2014.
Ali menduga aksi penimbunan kurma akibat seretnya pasokan ini dipicu oleh berkurangnya jumlah pekerja. Kenaikan upah para pekerja juga turut andil dalam menaikkan harga kurma di pasaran.
Sementara penjual kurma lainnya, Hael Saad, mengatakan harga kurma berfluktuasi setiap hari, terutama selama musim puncak seperi Ramadan tahun ini.
Menurutnya, banyak perusahaan yang menyimpan kelebihan panen kurma dalam refrigerator selama permintaan tidak tinggi. Namun saat seperti ini, seluruh stok telah dikeluarkan untuk dijual. Mahalnya harga sewa refrigerator diduga memicu pemasok menjual kurma di tingkat eceran lebih mahal.
Untuk menghindari kenaikan harga kurma yang sangat tajam, konsumen di Jeddah menuntut penjual kurma segera mengatur harga menjelang Ramadhan.
Salah seorang konsumen Naif Al-Shahrani, mengatakan dia telah membeli berbagai macam kurma dalam jumlah yang besar sedini mungkin sebelum harga mulai merangkak naik, khususnya menjelang Ramadhan.
" Harga bisa meningkat hingga 30 persen karena permintaan yang tinggi dari konsumen. Mereka membeli dalam jumlah besar agar cukup untuk satu bulan," katanya.
Kurma Madinah yang dianggap sebagai jenis kurma terbaik dan paling populer di kalangan keluarga Saudi dihargai 60 riyal atau sekitar Rp 192 ribu per kilonya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya