Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencanangkan Program Satu Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Papua. Jokowi menginginkan BBM di pulau paling barat Indonesia itu dijual sama harga di Jawa dan daerah lain di Indonesia.
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres, Bey Machmudin, mengatakan, selain mencanangkan program BBM satu harga, Jokowi juga akan meresmikian Bandara Nop Goliat Dekai di Yahukimo, Papua.
Sekadar informasi, mantan gubernur DKI Jakarta ini menginginkan ada kesamaan harga BBM di Papua dengan di Jawa. Menurut Jokowi, ada ketidakadilan harga BBM.
“ Di Jawa hanya Rp7 ribu per liter. Di sini ada yang sampai Rp100 ribu per liter. Di Wamena, (harganya) Rp60 ribu-Rp70 ribu per liter. Saya tidak bisa seperti itu. Kalau di barat dan tengah Rp7 ribu, ya di sini harusnya sama harganya,” kata dia di Papua, dilansir dari setkab.go.id, Selasa 18 Oktober 2016.
Jika benar-benar disama dengan wilayah lain di Papua, artinya harga BBM di daerah ini turun taham antara 750-1300 persen. Perhitungan ini mengacu pada harga BBM di Papua yang dijual dikisaran Rp 60 ribu-100 ribu per liter. Sementara patokan harga premium rata-rata di Jawa adalah Rp 7.000 per liter.
Upaya untuk menyamakan harga BBM di Papua dan Papua Barat dengan wilayah lainnya tidaklah mudah. Jokowi mengungkapkan Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto, menyebut akan rugi kalau harga BBM di Papua diturunkan hingga Rp7 ribu per liter.
“ Dirut Pertamina menyampaikan kepada saya kalau harga Rp7 ribu per liter, maka ruginya banyak,” kata dia.
Mantan walikota Solo ini meminta perusahaan pelat merah ini mencari solusi supaya kesamaan harga bisa di seluruh tanah air bisa terwujud. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
“ Harganya harus sama dan diharapkan akan ada pergerakan ekonomi di sini. (Pasokan) listrik berlebih, harga BBM sama, maka akan terjadi pergerakan ekonomi,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya