Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi Bandara.
Dream – PT Angkasa Pura I (Persero)/ AP I menerbitkan obligasi dan sukuk dalam lewat penawaran umum “ Obligasi I AP I dan Sukuk Ijarah I AP I Tahun 2016. Perusahaan pelat merah ini mengincar dana Rp3 triliun dari kedua surat utang tersebut.
Dilansir dari keterangan tertulisnya, Selasa 18 Oktober 2016, AP I membidik dana Rp3 triliun dari obligasi dan sukuk. Rinciannya, obligasi sebesar Rp2,5 triliun dan sukuk Rp500 miliar.
Kedua surat utang ini diterbitkan dalam tiga seri, yaitu Seri A berjangka waktu 5 tahun dengan kupon obligasi 7,45-8,20 persen per tahun dan bagi hasil sukuk ijarah 7,45 persen-8,20 persen, Seri B 7 tahun untuk kupon obligasi 7,95-8,70 persen per tahun dan bagi hasil sukuk 7,95-8,70 persen, serta Seri C 10 tahun untuk kupon obligasi 8,10 -8,85 persen per tahun dan bagi hasil sukuk 8,10-8,85 persen per tahun.
Obligasi dan sukuk perusahaan telah mendapatkan peringkat idAAA dan idAAAsy dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Persero). Penjamin pelaksana emisinya adalah PT Bahana Securities, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.
“ Kupon obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing tanggal obligasi,” kata Direktur Utama AP I, Sulistyo Wimbo Hardjito, di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 18 Oktober 2016.
Usai dana tersebut dikurangi biaya emisi, Wimbo mengatakan dana segar dari penerbitan obligasi dan sukuk ini akan dialokasikan ke pengembangan bandara dan investasi rutin.
Ada 75 persen dana akan digunakan untuk mengembangkan lima bandara, yaitu Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Syamsudin Noor, Bandara Juanda, dan Bandara Sultan Hasanuddin dan 25 persen akan digunakan untuk investasi rutin.
“ Kami optimistis penawaran ini bisa berjalan sukses,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
