Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kaesang Pangarep Tak Terima Nama `Sang Pisang` Digunakan Orang Lain Untuk Jadi Merek Dagang.
Dream – Pemilik bisnis nugget pisang, “ Sang Pisang”, Kaesang Pangarep, kesal dengan orang lain yang menggunakan nama itu menjadi merek dagangan. Pihak lain memodifikasi nama sehingga mirip dengan merek nugget pisang miliknya.
Hal ini bermula ketika ada seorang warganet yang mengunggah foto brand lain dengan merek “ Sang Pisang Krispy”.
Melihat nama “ Sang Pisang” digunakan untuk merek dagang, anak bungsu Presiden Joko Widodo ini tak terima.
“ Sebagai pendiri perusahaan Sang Pisang, saya nggak terima,” cuit Kaesang di akun Twitternya, @kaesangsp, dikutip Dream, Jumat 17 Mei 2019.
Sebenarnya, Kaesang tidak keberatan jika menggunakan nama Sang Pisang sebagai username sosmed. Pria ini juga tidak akan mempermasalahkannya. Tapi, lain cerita jika nama itu digunakan untuk nama dagang.
“ Menggunakan username Sang Pisang di sosmed nggak bisa dan nggak akan saya permasalahkan, tetapi menggunakan logo atau nama yang menyerupai Sang Pisang untuk berjualan itu masalah bagi saya,” cuit Kaesang.
Ada warganet yang meminta Kaesang untuk nyantai. “ Sang Pisang udah ada pasarnya sendiri. Rezeki nggak akan tertukar. Selow aja Mas @kaesangsp,” cuit @areloghy.
Kaesang setuju dengan pernyataan warganet yang satu ini. Tapi, cara berjualan tidak seperti itu. Kaesang menyebut “ mencomot” ide orang lain, lalu memodifikasinya tidak pantas.
“ Saya setuju dengan Anda, tapi caranya bukan seperti itu,” cuit dia.
“ Terus saya boleh jualan, gitu, dengan nama merek McDonald Crispy?” cuit dia.
Warganet menyarankan Kaesang untuk mematenkan nama dan logo dagang Sang Pisang. Hal ini sudah dilakukan oleh Kaesang.
“ Saran saja, Mas. Mending di-hak patenkan/diregistrasi logo dan nama Sang Pisang. Jadi, kalau ada yang menyerupai/njiplak, bisa dikenai sanksi. Kata dosen saya,” cuit @rizkad***
“ Sudah,” jawab Kaesang.
Kaesang mencuit, suatu brand yang menggunakan nama yang sama dengan brand lain bisa dibawa ke jalur hukum. Hal ini terjadi jika sudah keluar dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
“ Benar sekali, tapi tetep bukan hal yang baik untuk menggunakan nama yang sama dengan brand lain karena bisa dibawa ke jalur hukum bila sudah keluar HAKI,” cuit @Kaesang.
Ada juga yang menyarankan Kaesang untuk menggugatnya. Namun, dia menolaknya karena ingin mengedukasi.
“ Saya nggak akan menggugat mereka. Saya hanya ingin mengedukasi saja. Sesama UKM harus bergerak bersama,” cuit @Kaesang.
Akhirnya, nama yang dipermasalahkan, Sang Pisang Krispy, telah berganti nama. Kaesang menyebut namanya berubah menjadi Banana Picis.
Dia mendoakan dagangan itu laku seiring dengan perubahan nama brandnya. Pria ini juga mengajak warga Solo untuk mampir ke warung Banana Picis.
“ Untuk Sang Pisang Krispy 25 yang namanya sudah diganti ke Banana Picis, semoga jualannya lebih rame. Untuk warga Solo mungkin bisa mampir ke warung mereka,” cuit Kaesang.
Sikap ini membuat hati warganet meleleh. Mereka salut dengan sikap Kaesang.
“ Suka, nih, yang begini. Semoga Sang Pisang dan juga Banana Picis makin rame dan makin banyak peminatnya,” cuit @noonajomblo.
“ Baik banget, mas, malah dipromosiin,” cuit @MeriSusan2.
“ Semoga murah rezeki mas,” cuit @pluviolia.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya