Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (http://onespotcare.com/)
Dream - Ternyata lapar tak hanya membuat Anda lemas. Perut keroncongan juga bisa membuat kantong Anda kehilangan uang ratusan miliar rupiah. Nasib kurang beruntung ini dialami seorang manajer bank di Ingris.
Mengutip laporan Mirror.co.uk seperti dilansir tnp.sg, Kamis, 5 Februari 2015, seorang manager bank di Inggris yang tengah sibuk mengurus makanan karena lapar, secara terburu-buru mentransfer uang US$ 1,7 juta atau setara Rp 21,44 miliar.
Masalahnya, pegawai apes ini menyetujui transfer uang kepada seseorang tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Kisah ini bermula ketika Umar Mughal sedang dirundung lapar dan akan menyantap makanannya. Namun, pekerjaan memaksanya harus melayani salah seorang yang mengaku sebagai nasabah.
Nasabah itu meminta Umar untuk mentransfer uang senilai US$ 1,7 juta kepada seorang pria 91 tahun bernama Alexander Gamble.
Dengan cerobohnya, manajer 27 tahun ini langsung menyetujui transfer tersebut. Alasannya sederhana. Umar ingin secepat mungkin menyelesaikan tugasnya agar makanannya tak lekas dingin.
Malang bagi Umar. Usai uang terkirim, Umar menerima kabar jika tidak ada klien bernama Alexander Gamble. Umar baru tersadar bahwa dirinya telah tertipu.
Tak cuma uang puluhan miliar rupiah yang hilang, Umar harus menghadapi tuntutan lebih berat. Pria ini dituduh telah melakukan penggelapan.
Namun kasus yang terjadi pada 9 Mei 2012 itu telah berlalu. Kini dia sudah dibebaskan dari segala tuduhan. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya