7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Satu Keluarga Yang Terpaksa Duduk Di Lantai Pesawat Karena Alasan Yang Aneh. (Foto: Shutterstock/ilustrasi Kursi Pesawat)
Dream – Satu keluarga dari Inggris terpaksa duduk di pesawat selama penerbangan dari Menorca, Spanyol, ke Birmingham, Inggris. Alasannya, ada perubahan pesawat yang mengakibatkan kursi yang dipesan keluarga ini “ raib”.
Dikutip dari BBC, Senin 14 Januari 2019, wanita bernama Paula Taylor dan keluarganya baru saja berlibur di Spanyol. Mereka bertolak ke Inggris dengan TUI Airlines. Keluarga Taylor telah membayar 1.300 poundsterling (Rp23,53 juta) untuk terbang dengan maskapai ini.

Keluara ini sengaja datang lebih pagi ke bandara untuk memastikan bisa duduk bersama. Sekadar informasi, Taylor dan keluarganya mendapatkan tempat duduk berdekatan di 41 D, E, dan F.
Sesampainya di pesawat, apa yang terjadi? Tak ada satu pun kursi di baris 41 D, E, dan F. Yang ada hanyalah ruang kosong.
“ Kami mencari-cari kursi dan bertanya-tanya ke manakah kursi kami pergi?” kata Taylor dalam acara BBC One Programme Rip Off Britain: Holiday.
Setelah semua penumpang boarding, hanya ada satu kursi yang tersisa. Taylor memberikan kursi itu untuk sang putri, Brooke. Dia dan suaminya di bangku kru pesawat.
Namun, ketika pesawat sedang mengudara, kru sibuk menyajikan makanan dan barang-barangnya berada di belakang kursi Taylor dan suami. Mau tak mau keduanya pindah ke ruang kosong yang seharusnya ada kursi untuk Keluarga Taylor. Dia mengatakan krunya berterima kasih kepada keluarganya karena pengertian.
Ketika Taylor mengungkit masalah ini, perusahaan akan memberikan ganti rugi sebesar 30 poundsterling (Rp543.135). Setelah keluarga ini dikontak Rip Off Britain, TUI mengembalikan semua biaya tiket.
TUI mengatakan kursi yang dipesan oleh keluarga Taylor karena ada perpindahan pesawat. Kursinya lenyap karena pengaturan kursinya berbeda. Pergantian itu terjadi pada menit-menit terakhir pesawat hendak tinggal landas.
Maskapai ini juga akan menghubungi Taylor untuk meminta maaf. Perusahaan ini juga telah dihubungi untuk keterangan lebih lanjut oleh BBC Online.
Sekadar informasi, Otoritas Penerbangan Sipil di Inggris melarang penumpang untuk duduk di kursi kru, apa pun alasannya. Malah, penumpang juga tak boleh tidak duduk di kursi selama penerbangan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?