Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Christine Lagarde, Managing Director IMF.
Dream – Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) kembali menunjukan dukungannya pada sektor keuangan syariah. Lembaga keuangan internasional ini akan memasukkan keuangan syariah sebagai penilaian sektor keuangan di negara-negara tertentu tahun depan.
Tujuannya, untuk meningkatkan regulasi di sektor keuangan yang berkembang ini.
Dilansir dari Salaam Gateway, Senin 28 Mei, pada dasarnya IMF fokus kepada perbankan konvensional. Namun, perannya kini meningkat dengan regulator di negara-negara yang menerapkan sistem keuangan syariah.
Di bawah proposal dewan direksi eksekutif IMF, panduan yang dikeluarkan oleh Islamic Financial Services Board (IFSB) akan disatukan dengan penilaian IMF untuk mengatur dan mengawasi bank-bank syariah. IMF ingin mendorong penerapan aturan keuangan syariah yang lebih konsisten.
IMF juga mengatakan pertumbuhan keuangan syariah merupakan sebuah peluang untuk memperkuat inklusi keuangan, memperdalam pasar keuangan, dan mengembangkan sumber pendanaan baru.
Sekadar informasi, keuangan syariah melarang pembayaran bunga dan spekulasi. Aset keuangan syariah global diprediksi mencapai US$2 triliun (Rp27.987,19 triliun). Aset ini tersebar di lebih dari 60 negara. Lima belas persen di antaranya terdapat di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya