Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://antarafoto.com)
Dream - Sentimen positif dari kawasan global mendorong bursa saham syariah kembali melanjutkan laju penguatannya. Pelaku pasar kini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI).
Untuk sementara pelaku pasar tampaknya masih menghindari saham-saham sektor komoditas. Kedua sektor saham masih bergerak di zona merah.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 14 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,633 poin ke level 157,813.
Bergerak di zona hijau, laju ISSI masih fluktuatif di awal perdagangan. Melemahnya bursa saham regional menjadi sentimen yang dipantau pelaku pasar.
Hingga 25 menit waktu perdagangan, ISSI masih menguat 0,527 poin (0,34%) ke level 157,707.
Aksi beli investor telah mendorong 77 emiten syariah melaju ke zona hijau. Sisanya, 39 emiten ISSI bergerak melemah dan 40 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham relatif mulai meningkat dengan mencetak angka Rp 447,02. Sebanyak 5,13 miliar saham syariah sudah ditransaksikan pelaku pasar.
Melantainya pelaku pasar jelang libur lebaran juga dialami saham-saham bluechips syariah. Naik 3,776 poin, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat di level 658,591.
JII masih menguat 2,800 poin (0,43%) ke level 657,615 sampai 25 menit perdagangan.
Hampir dua pertiga saham bluechips syariah, atau 19 emiten, menjadi buruan pelaku pasar. Sisanya, 7 emiten tertekan aksi jual dan 4 lainnya bertahan stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kembali ke level 4.900. Naik 13,949 poin (0,29%), IHSG dibuka di level 4.907,866.
IHSG kembali bertambah 14,504 poin (0,30%) ke level 4.908,421 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini sudah menghimpun dana investor hingga Rp 738,77 miliar dan 7,7 miliar saham yang berpindahtangan. Investor asing masih membukukan nett buy Rp 6,95 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya