Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menurunnya jumlah penumpang di beberapa stasiun dan terminal berimbas pada bisnis jasa pertukaran uang baru. Dari pantauan Dream di Terminal Pulogadung, pada Senin 13 Juli 2015, hanya ada segelintir penyedia jasa layanan tukar uang baru.
Manurung, salah satu penyedia jasa tukar uang mengatakan, tahun ini tidak banyak yang melakukan pertukaran uang baru. Dia menilai, ada beberapa faktor menurunnya jasa musiman ini.
Menurut Manurung, sepinya penumpang mudik yang menggunakan angkutan umum sangat mempengaruhi bisnis penurunan tukar uang ini. " Tahun ini sepi (transaksi) sekali," katanya.
Padahal untuk menjalani bisnis tukar uang baru ini, Maurung mengaku sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 15 juta. Uang itu ditukarkan tiga kali secara bertahap.
" Kalau rugi sih nggak, tapi uangnya jadi berisiko," kata dia
Itu karena Bank Indonesia (BI) di tahun ini membatasi pertukaran uang baru. Menurut pengalamannya, di tahun ini satu orang maksimal hanya diperbolehkan menukar Rp. 3.700.000,-. Dari uang sebesar itu nantinya akan didapatkan empat pecahan nominal senilai Rp. 20.000; Rp.10.000; Rp.5.000; dan Rp.2.000.
Dia biasanya menetapkan uang lelah dari bisnis tukar uang yang dijalankannya. Untuk pertukaran nominal Rp. 2.000,00 sejumlah Rp. 100.000, misalnya, dia, hargai dengan Rp. 110.000,00.
" Untuk uang lelah mengantre," kata wanita paruh baya ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya