Dream - Beberapa hari menjelang Lebaran, pelanggan yang menggadaikan barang mulai berdatangan ke Kantor Pegadaian. Ini berbanding terbalik dengan yang terjadi di awal Ramadan.
Purwanto, Pemimpin Cabang Pegadaian Tebet, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2015 mengatakan tren menebus barang gadaian menjelang Lebaran hampir terjadi di seluruh kantor pegadaian di Tanah Air.
Menurut Purwanto fenomena ini kemungkinan muncul karena kebanyakan masyarakat ingin menunjukkan perhiasannya ketika pulang kampung.
" Hampir 95 persen barang yang ditebus perhiasan. Soalnya, itu ibu-ibu suka pamer emas, gelang, atau cincin," kata dia.
Dalam seharinya, di Pegadaian Cabang Tebet, rata-rata terdapat 75 orang yang menebus barang. Nilai transaksi yang dihasilkan per hari rata-rata menyentuh kisaran Rp 300 juta-400 jutaan.
Menurut, Purwanto, puncak penebusan barang gadai biasanya mendekati H-3. Dia pun berbagi cerita, ketika H-1 saat bertugas di Madura dia bahkan harus melayani penebus barang gadai hingga pukul 12 malam.
" Kalau tidak dilayani, bisa diclurit saya," selorohnya.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global