Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk pada Selasa, 17 Juni 2014. Target indikatif lelang sukuk kali ini sebesar Rp 1,5 triliun.
Berdasarkan keterangan dari DJPU, Selasa 10 Juni 2014, sukuk berbasis proyek yang akan dilelang yaitu seri PBS005 (penjualan kembali) dan PBS006 (penjualan kembali). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 04122014 (penjualan kembali).
Seri PBS005 akan jatuh tempo pada 15 April 2043 dengan imbalan 6,75% dan seri PBS006 akan jatuh tempo pada 15 September 2020 dengan nilai imbal 8,25%. Aset acuan ketiga seri sukuk ini adalah proyek/kegiatan dalam APBN 2014.
Sementara itu sukuk negara jangka pendek SPN-S 04122014 akan jatuh tempo pada 4 Desember 2014 dengan imbalan secara diskonto dan aset acuannya adalah BMN berupa tanah dan bangunan.
Sesuai rencana, proses lelang akan mulai dibuka pada Selasa, 17 Juni 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, sementara Pengumuman hasil lelang akan diumumkan pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama. Penyelesaian akhir transaksi sukuk seri PBS005 dan PBS006, serta SPN-S 04122014 dua hari setelah lelang yaitu tanggal 19 Juni 2014.
Menurut DJPU, tujuan penerbitan sukuk ini guna memenuhi target pembiayaan dalam APBN-P 2014 yaitu sebesar Rp 251,7 triliun atau bertambah dari target dalam APBN 2014 yang sebesar Rp 175,4 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya