Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pekerja Saudi Keluhkan Upah

Reporter : Ramdania
Selasa, 10 Juni 2014 13:43
Pekerja Saudi Keluhkan Upah
Meski sudah mengalami kenaikan gaji yang cukup siginifikan, tetapi para pekerja di negara Arab masih menginginkan kenaikan gaji hingga dua digit. Hal ini karena tingginya biaya hidup tahun ini.

Dream - Survei mengenai gaji di negara Timur Tengah yang dilakukan portal kerja Bayt.com dan lembaga riset pasar melaporkan sekitar 44 persen dari responden menyatakan tidak memperoleh apa-apa di tahun 2013, sementara 46 persen mengaku tidak puas dengan gaji mereka saat ini. Meski, para pekerja yakin kenaikan gaji bisa sebesar 15 persen. 

" Kenaikan gaji ini tidak sejalan dengan peningkatan biaya hidup di sini. Untuk itu, perusahaan harus berani memberikan upah yang layak untuk mendapatkan tenaga profesional yang bagus," ujar Kepala Penjualan Bayt.com Suhail Masri seperti yang dikutip dari Emirates247, Selasa, 10 Juni 2014.

Secara keseluruhan para pekerja di wilayah Arab ini tampak tidak puas dengan gaji mereka. Alasannya, mereka tidak bisa menabung dengan gaji tersebut. Hal ini mengurangi loyalitas karyawan, karena banyaknya perusahaan yang menawarkan gaji lebih baik.

" Untuk itu perusahaan perlu mencocokkan upahnya dengan harapan para karyawan," ujar CEO YouGov Mena Sundip Chahal.

Namun, ketidakpuasan para pekerja atas gaji mereka ini disertai keoptimisan terhadap kenaikan gaji yang lebih tinggi, meski keoptimisan tersebut juga sudah mulai memudar.

Sebuah survei industri yang diterbitkan konsultan HR Towers Watson pada awal tahun ini mengatakan kenaikan gaji di negara Arab rata-rata 5 persen dan Morgan McKinley menyarankan pertumbuhan gaji sebesar 6-8 persen pada tahun 2014. (Ism)

Beri Komentar