Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pengemudi Taksi
Dream - Para pengemudi taksi di negeri muslim ini tengah ketiban rezeki nomplok. Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, memutuskan memberikan bonus sebesar 26,6 juta dirham atau Rp 85,51 miliar kepada sekitar 6.650 sopir.
Bonus yang ditaksir mencapai masing-masing 4.000 Dirham atau setara Rp 12,85 juta per sopir ini diberikan kepada warga UEA yang mengoperasikan taksi milik Dubai Taxi Corporation dan Taxi Franchise Companies. Perusahaan yang berada di bawah naungan Roads & Transport Authority (RTA).
Chairman dan Direktur Eksekutif RTA, Mattar Al Tayer mengaku berterima kasih kepada Sheikh Mohammed karena telah memberikan bonus pada para sopir.
Keputusan ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban hidup dan kebutuhan keuangan para pribadi dan keluarganya.
" Bonus ini merupakan salah satu kebaikan hati dari pemimpinnya, yang memang ingin membantu masyarakatnya dan bentuk perhatian pada kondisi kehidupan masyarakat," katanya.
Kebijakan pemberian bonus bagi para pengemudi taksi ini bukan yang pertama kali ditempuh pemimpin UEA. Tahun lalu, pemerintah UEA memberikan bonus kepada 8.997 dari 19.325 pengemudi taksi yang berseliweran di jalanan Dubai. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya