Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ingat! Ongkos Haji Harus Dilunasi Sebelum 9 Juli

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 10 Juni 2014 14:01
Ingat! Ongkos Haji Harus Dilunasi Sebelum 9 Juli
Kemenag menetapkan masa pelunasan ongkos haji reguler mulai 11 Juni hingga 9 Juli 2014. Tahun ini pemerintah menurunkan ongkos haji sebesar US$ 308,51 menjadi US$ 3.218,48.

Dream - Masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji tahun ini harus segera bergegas. Kementerian Agama menetapkan batas akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Haji (BPIH) reguler tahun 2014 berlangsung mulai 11 Juni hingga 9 Juli 2014.

Jika sampai batas terakhir masih terdapat calon jemaah yang belum melunasi, dan terdapat sisa kuota, pemerintah akan melakukan perpanjangan pelunasan BPIH Reguler dari 14 hingga 17 Juli 2014.

" Apabila terdapat sisa kuota pada masa perpanjangan, maka sisa kuota dimaksud akan menjadi sisa kuota nasional. Pelunasan BPIH Reguler sisa kuota nasional dilakukan selama hari kerja tanggal 21-24 Juli 2014," sambung Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Abdul Djamil seperti dikutip dari situs Kemenag, Selasa, 10 Juni 2014.

Pelunasan BPIH tahun ini didasarkan kepada alokasi kuota dengan ketentuan diantaranya belum pernah menunaikan ibadah haji, telah berusia 18 tahun atau telah menikah, jamaah lunas tunda tahun 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, dan jemaah lunas tunda pemotongan 20% tahun 2013.

Ketentuan pelunasan juga diberikan kepada jamaah yang sudah pernah naik haji yang akan memahrami istri, anak kandung dan atau orang tua kandung, serta pembimbing haji yang memegang porsi dengan Alokasi kuota tahun 2014.

Jika sampai 24 Juli 2014 kuota haji tak kunjung terpenuhi, sisa kuota haji dikembalikan ke masing-masing Provinsi dan atau Kabupaten/Kota untuk diisi sesuai dengan nomor urut porsi berikutnya sampai dengan 10 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama yakni pada tanggal 22 Agustus 2014.

Sebagai informasi, rata-rata besaran ongkos haji pada tahun ini mengalami penurunan US$ 308,51 dibandingkan tahun 2013. Para calon haji tahun ini hanya dipungut biaya sebesar US$ 3.218,48 atau sekitar Rp 38 juta. (Ism)

Beri Komentar