Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Malaysia Menyusun Kerangka Kerja Pengembangan Ekonomi Digital Syariah. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Malaysia sedang menyusun kerangka kerja pengembangan ekonomi digital syariah. Rencananya framework ini diluncurkan pada Maret 2018.
Ide framework ini adalah menyediakan platform digital untuk kerja sama di bidang pendanaan dan pembiayaan bisnis Islam, kepatuhan halal dan syariah, regulasi, dan inkubasi operasi bisnis halal.
Kerangka kerja ini dirancang untuk menarik investor dan modal ventura supaya mendanai produk bisnis halal. Di samping itu, kerangka kerja ini juga bertujuan melakukan transaksi dan investasi yang sesuai dengan hukum dan regulasi syariah.
Dikutip dari Gulf Times, Rabu 27 Desember 2017, inisiasi ini didorong oleh Malaysian Digital Economy Corp (MDEC), lembaga yang didukung pemerintah untuk menciptakan ekosistem pertumbuhan untuk ekonomi syariah di Malaysia. MDEC bekerja sama dengan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Hall Amanie Sdn, Bhd—firma konsultasi syariah independen.
“ Perkembangan ekonomi digital Islam yang kuat di Malaysia, akan memberikan Malaysia keunggulan di persaingan global,” kata Wakil Presiden Pengembangan Ekosistem di MDEC, Norhizam Abdul Kadir.
Kadir mengatakan, Malaysia berusaha untuk menjadi pasar digital Islam regional dan global yang paling relevan mengingat ekonomi halal yang sudah tumbuh besar dan solid, plus didukung oleh industri keuangan Islam yang kuat. Kerangka kerja ini juga bertujuan untuk menarik para pemula dari seluruh bagi industri halal di Malaysia.
Dia menambahkan, implementasi Kerangka Ekonomi Digital Syariah akan membantu meningkatkan pangsa pasar ekonomi digital Malaysia dari 18,2 persen menjadi 20 persen pada 2020. Kerangka kerja ini turut didukung oleh Bank Negara Malaysia, Komisi Sekuritas Malaysia, dan beberapa instansi pemerintah lainnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
