Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kementerian Agama Menempatkan Mayoritas Dana Haji Di Instrumen Keuangan Syariah.
Dream – Dana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) atau dana haji akan disimpan di tiga instrument keuangan, yaitu instrumen keuangan konvensional dan instrumen keuangan syariah. Ketiga instumen keuangan itu adalah Surat Utang Negara (SUN), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan deposito berjangka.
“ SBSN dan deposito berjangka itu semuanya berbasis syariah. Bahkan, Dewan Syariah Nasional (DSN) sudah dinyatakan, kalau ada nilai manfaat atas dasar bagi hasil, bukan bunga dalam pengertian bank konvensional,” kata Lukman di Jakarta, dilansir dari laman Kementerian Agama, Rabu 18 Januari 2017.
Dia mengatakan dana haji juga disimpan di SUN. Meskipun disimpan di bank konvensional, instrumen keuangan ini dijamin oleh negara. Jumlah dana haji yang disimpan di SUN adalah yang paling sedikit, hanya US$10 juta atau Rp136 miliar.
“ Selebihnya ada di SBSN dan deposito berbasis syariah,” kata Lukman.
Lukman mengatakan ketiga instrumen keuangan ini dipilih karena memenuhi tiga syarat, yaitu aman, bermanfaat, dan mudah dicairkan.
Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama, Direktur Pengelolaan Dana Haji, Ramadan Harisman, mengatakan per 31 Desember 2016, penempatan dana haji di SBSN sebesar Rp35,65 triliun, deposito berjangka syariah sebesar Rp54,57 triliun, dan SUN sebesar sebesar US$10 juta atau Rp136 miliar.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya