5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Penemu ATM Beras, Presiden Direktur PT Rekayasa Otomatisasi Indonesia, Budiaji. (Foto: Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream – Masih ingat dengan ATM beras yang dicipitakan oleh Presiden Direktur PT Rekayasa Otomatisasi Indonesia, Budiaji? Kini, ATM itu menarik perhatian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan Baznas akan mengembangkan ATM beras. Tujuannya tidak lain untuk mempermudah masyarakat miskin.
“ Baznas berkomitmen mengadopsi sebanyak mungkin gagasan layanan dari masyarakat untuk membantu masyarakat kurang mampu,” kata Bambang saat meluncurkan Program ATM Beras di lobi Gedung Arthaloka, Jakarta Pusat, Selasa 17 Januari 2017.
Da mengharapkan, masyarakat miskin akan lebih mudah mendapatkan bantuan beras di titik-titik lokasi ATM beras.
Bambang mengatakan program ini dilaksnakan karena jumlah kemiskinan di Indonesia—menurut data Badan Pusat Statistik (BPS)—pada Maret 2016, sebanyak 28,01 juta jiwa. Selain itu, Indonesia juga termasuk sebagai salah satu negara dengan tingkat kelaparan serius di dunia dengan Indeks Kelaparan Global (Global Hunger Index/GHI) sebesar 21,9.
“ Isu pangan ini menjadi penting saat ini. Bappenas menyampaikan kasus gizi buruk mencapai 30 persen dari jumlah anak di negeri ini,” kata dia.
Rencananya, mesin-mesin ini akan ditempatkan di sepuluh titik, antara lain di Baznas dan sembilan masjid yang bekerja sama dengan Baznas.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?