CONNECT WITH US!

Zakat untuk Air Bersih

Reporter : Maulana Kautsar | Rabu, 11 Januari 2017 05:29
Penandatangan MoU Baznas, Bappenas, MUI, Dan BWI
Tujuan ambisius dari program ini adalah 'No Poverty'.

Dream – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan sejumlah lembaga akan membangun sarana air minum dan sanitasi masyarakat miskin melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Program ini akan digulirkan dengan dana dari zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

BAZNAS mendukung program penyediaan sanitasi dan air bersih ini dan kami akan melakukan penyaluran sesuai asnaf (golongan yang berhak menerima zakat), bukan hanya di pusat namun juga akan kami libatkan seluruh provinsi dan lembaga amil zakat,” kata Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, di Jakarta, Selasa 10 Januari 2017.

Untuk program ini, BAZNAS telah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Penandatanganan dilakukan hari ini di Kantor Bappenas.

Baznas, kata Bambang, mendukung program ini karena menjadi bagian dari program untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG's). Selain itu, zakat juga sudah masuk ke masterplan arsitektur keuangan syariah yang dirancang oleh Bappenas.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro, mengatakan, kerjasama ini diinisiasi oleh Bappenas selaku koordinator SDG's dengan MUI yang berwenang mengeluarkan fatwa ziswaf untuk keperluan air bersih dan sanitasi.

Salah satu tujuan ambisius dari program ini, kata Bambang, adalah 'No Poverty'. “ Dalam penyediaan akses dasar, kadang kadang kita lupa dengan air bersih dan sanitasi. Tanpa itu, kita tidak mungkin menciptakan keluarga yang sehat, bahkan sepertiga balita di Indonesia mengalami stunting (gizi buruk),” kata Bambang.

Upaya mewujudkan keluarga sehat tersebut, lahir melalui pemberian akses sanitasi dan air bersih yang memadai. Meski begitu, terbatasnya dana APBN dan APBD pemerintah menjadi ganjalan terlaksananya proses tersebut.

Untuk itu, pemerintah meminta bantuan masyarakat melalui dana zakat dan wakaf. “ Kami berterimakasih karena MUI sudah mengeluarkan fatwa yang mendorong ziswaf utuk menunjang program air bersih dan sanitasi. Kami berharap, BAZNAS dan BWI bisa mendorong pemanfaatan ziswaf utuk kesejahteraan masyarakat,” ucap dia. 

Rekam Jejak Korupsi Setya Novanto