Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Setelah menunggu empat tahun, umat muslim di Tanah Air akhirnya mendapat kabar gembira soal kuota haji. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengembalikan jatah kuota jemaah haji Indonesia pada 2017.
Tak hanya itu, pemerintah Arab Saudi menyetujui tambahan kuota sebanyak 10 ribu jemaah haji bagi Indonesia.
Kepastian pengembalian kuota ibadah haji Indonesia tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, pada Rabu, 11 Januari 2017.
"Dari proses pembahasan tindak lanjut tersebut, pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, telah memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi Indonesia dari 168.800 menjadi 211 ribu untuk tahun 2017," kata Jokowi.
Kepastian tersebut didapat sebagai tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi pada bulan September 2015 silam. Keputusan pengembalian kouta itu juga muncul sebagai tindak lanjut pertemuan yang digelar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Luar Negeri Retno L. Marsudi dengan Kepala Negara dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman, di Hangzhou, Tiongkok, pada September 2016.
Selain pengembalian jumlah kuota normal haji, pemerintah Arab Saudi juga menyetujui permintaan tambahan kuota haji yang diajukan pemerintah Indonesia. Pemerintah Arab Saudi akan menambah sebanyak 10 ribu jamaah.
"Dengan demikian, kuota haji untuk Indonesia tahun 2017, dari 168.800 menjadi 221 ribu. Dengan demikian, Indonesia memperoleh kenaikan sebesar 52.200," ujarnya.
Atas penambahan kuota haji tersebut, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Arab Saudi. Jokowi juga mengapresiasi upaya pemerintah Arab Saudi yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji.
Seperti yang diketahui, sejak 2013 jumlah kuota jemaah haji seluruh negara mengalami pengurangan sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut diambil otoritas haji Arab Saudi seiring dengan perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram, Mekkah.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS