Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Matt Jennison masih ingat sambutan hangat yang ia terima dari perusahaan di Dubai tempat ia bekerja tiga tahun lalu.
Sebelum kedatangannya pada hari pertama, istrinya mendapat kejutan yang menyenangkan: seikat bunga dan cokelat, dengan catatan dari rekan-rekan baru Jennison yang berterima kasih padanya karena mengizinkan perusahaan 'meminjam' suaminya.
" Saya sangat terkesan dengan aksi itu, dan anak saya jadi suka cokelat," kenang Jennison, seperti dikutip dari Gulf News, Rabu, 13 Mei 2015.
Sambutan hangat tidak berhenti di situ. Ketika sampai di kantor, Jennison disambut oleh kartu ucapan selamat datang, yang ditandatangani oleh seluruh karyawan perusahaan disertai sorak-sorai dari seluruh tim.
" Saya biasanya merayakan perpisahan dengan makan-makan. Tapi kini perusahaan saya yang baru membaliknya, mereka merayakan kedatangan saya. Ini adalah tradisi yang kita pelihara dalam tiga tahun terakhir ini," kata Jennison, yang bekerja untuk Biz-Group, sebuah UKM di Dubai.
Jennison bukan satu-satunya yang mendapat sambutan hangat dari perusahaan.
Biz-Group selalu memastikan bahwa karyawan baru mereka merasa istimewa pada hari pertama dengan membuat sambutan hangat. Misalnya dengan menghiasi meja karyawan baru dengan balon dan hadiah promosi, atau menyiapkan kartu ucapan selamat dengan tulisan tangan berisi pesan pribadi dari semua orang dalam tim.
Tradisi Biz-Group lainnya yang disukai Jennison adalah berkumpul setiap hari selama sepuluh menit yang dimulai pada jam 9 pagi. Aksi itu bertujuan untuk memberikan energi kepada tim.
" Setiap pagi, seluruh tim berkumpul dan setiap orang berbagi target untuk hari berikutnya. Kami juga menjalani KPI (key performance indicators) dalam perusahaan, dan karyawan diberi kesempatan untuk berbagi kabar baik atau masalah yang mereka hadapi," kata Jennison.
Biz-Group juga mendistribusikan kartu spesial berisi catatan tentang pencapaian atau prestasi karyawan setiap minggu. Pesan tersebut kemudian dibacakan saat acara kumpul-kumpul yang digelar setiap hari Minggu.
Tradisi-tradisi Biz-Group baru-baru ini mendapat pujian dengan meraih gelar UKM Paling Nyaman Untuk Bekerja di Uni Emirat Arab dari Great Place To Work Institute tahun ini.
Lembaga tersebut menilai Biz-Group adalah perusahaan yang sangat mengandalkan keterlibatan karyawan secara aktif. " Tingkat kepercayaan Biz-Group luar biasa tinggi. Ini adalah refleksi dari tuntutan dan praktik keterlibatan karyawan yang tinggi. Perusahaan meraih skor tinggi di semua bidang dan unggul dalam perekrutan, inspirasi, penyambutan dan penghargaan."
Ahli Human Resources (HR) mengatakan bahwa dengan berfokus pada karyawan, perusahaan dapat menghemat biaya tinggi dalam bidang perekrutan. Tingkat turnover karyawan cenderung tinggi dalam organisasi yang tidak menginvestasikan waktu dan uang untuk meningkatkan keterlibatan, kepuasan dan loyalitas karyawan.
" Ketika organisasi tidak menginvestasikan waktu dan uang untuk secara aktif melibatkan karyawan, mereka harus berinvestasi lebih banyak waktu dan uang untuk restrukturisasi, perekrutan dan pelatihan karyawan," Annalinde Nickisch, konsultan HR di The Thought Factory, mengatakan kepada Gulf News.
" Karyawan yang aktif melalui team building, pemberian imbalan atau insentif tidak hanya meningkatkan loyalitas, tapi masuk akal secara komersial. Organisasi yang menjaga tingkat kepuasan yang tinggi umumnya memiliki tingkat pengurangan karyawan yang lebih rendah. Dengan demikian, mengurangi biaya perekrutan dan pelatihan ulang karyawan baru," jelasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya