Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Saat Berada Di Yogyakarta (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Presiden Joko Widodo berencana mendirikan bank wakaf untuk mengurangi angka kemiskinan di Tanah Air. Rencana tersebut disampaikan dalam rapat terbatas pada Rabu, 25 Januari 2017.
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menjelaskan, nantinya aktivitas bank wakaf lebih diarahkan pada pengelolaan dana ventura atau dana investasi pihak ketiga.
" Pendekatannya bukan bank, tapi lebih ke dana ventura. Jadi intinya adalah beberapa dana wakaf itu, karena tanah wakaf itu luar biasa banyaknya, perlu didayagunakan supaya tidak idle (nganggur) seperti itu," kata Lukman di Yogyakarta, Rabu, 25 Januari 2017.
Melalui bank wakaf ini, tambah Lukman, pemerintah ingin menggerakkan ekonomi organisasi masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar Ormas mampu mandiri dari sisi ekonomi dan membuat para anggotanya sejahtera.
" Dan kita sekaligus ingin gerakkan ekonomi umat melalui ormas, karena ormas kan banyak sekali, kita ingin lakukan sinergi antara beberapa komponen ini agar nilai kemanfatannya lebih luas," ucap dia.
Selanjutnya, Lukman menjelaskan bank wakaf ini nantinya akan bekerja dengan mengutamakan kepentingan umat.
" Tentu ada perbedaannya dalam hal transkasi, bank syariah kembali ke perusahaan, tapi kalau ini (bank wakaf) lebih kepada umat karena ini dana bergulir," ujar dia.
" Bapak Presiden tadi sampaikan agar betul-betul hati-hati agar alih-alih ingin kembangkam ekonomi umat justru resiko-resiko tidak kita perhitungan," ucap Lukman.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya