Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. (Sumber: Umm.ac.id)
Dream – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, menggagas pendidikan dasar untuk SD dan SMP, yaitu sistem pendidikan full day. Sistem pendidikan ini berlaku untuk sekolah negeri dan sekolah swasta.
Tujuannya, anak tak sendirian ketika orangtua mereka masih bekerja.
“ Dengan sistem full day school ini, secara perlahan, anak didik akan terbangun karakternya dan tidak menjadi liar di luar sekolah ketika orangtua mereka masih belum pulang dari kerja,” kata dia dilansir dari Merdeka.com, Senin 8 Agustus 2016.
Muhadjir beralasan, siswa bisa mengerjakan tugas-tugas sekolah dan mengaji sampai mereka dijemput dengan orang tuanya usai jam kerja.
Kemudian, mereka bisa pulang bersama-sama dengan orangtua nereka. Sehingga ketika berada di rumah, mereka masih berada dalam pengawasan orangtua.
Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini masih melakukan sosialiasasi di sekolah-sekolah. Mulai dari sekolah di pemerintahan pusat maupun di pemerintahan daerah.
“ Nantinya memang ada payung hukumnya, yaitu Peraturan Menteri,” kata dia.
Kebijakan ini langsung direspons netizen.
© Dream
Tuai Kritik
Kebijakan baru ini menuai kritik dari kalangan netizen. Ada yang meminta Muhadjir memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia daripada menerapkan kebijakan ini.
“ @22Similikiti @qifyathurlam yg perlu diperbaiki yg lebih penting dr sistem pendidikan masih banyak drpada ide full day school ini,” tulis pengguna Twitter bernama Olivia Catherine.
@22Similikiti @qifyathurlam yg perlu diperbaiki yg lebih penting dr sistem pendidikan masih banyak drpada ide full day school ini
— Olivia Catherine (@OliviaCath1540)August 8, 2016
Ada juga yang mengharapkan kebijakan ini hanya sebuah wacana. Seperti pengguna Twitter bernama Asri Prahersi yang menginginkan ada peningkatan kualitas guru.
“ Semoga wacana wajib full day school ini hanya wacana. Mohon dikaji dengan mendalam pak menteri yg baru. Lebih baik tingkatkan kualitas guru” tulis netizen bernama @astiprahersi.
Semoga wacana wajib full day school ini hanya wacana.
Mohon dikaji dengan mendalam pak menteri yg baru.
Lebih baik tingkatkan kualitas guru— Asri Prahesti (@asriprahesti)August 8, 2016
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini


Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa