Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Dream - Bursa syariah syariah mengawali langkah positif perdagangan di awal pekan ini. Meski aksi beli asing perlahan mulai berkurang, investor sedikit bersemangat melakukan aksi beli setelah bursa regional kompak menguat.
Emiten sektor industri aneka dan properti menjadi motor penggerak bursa saham Indonesia.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 8 Agustus 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 1,684 poin (0,94%) ke level 180,627.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ditutup menguat 8,196 poin (1,09%) ke level 758,157.
Transaksi perdagangan saham syariah berangsur berkurang dengan nilai mencapai Rp 4,41 triliun. Daro 40,16 miliar saham yang diperdagangkan, sebanyak 116 emiten menutup perdagangan di zona hijau. Sementara 84 lainnya tertekan aksi jual dan 53 emiten bertahan stagnan.
ISSI memulai awal pekan ini dengan sempurna. Bergerak seharian di zona hijau, indeks berisi saham-saham syariah ini hanya melemah ke level terendah 179,175. Posisi puncak ISSI dicetak di sesi penutupan.
Berbeda dengan ISSI, indeks bluechips syariah justru sempat terpeleset masuk zona merah. Indeks JII sempat melemah ke level 749,779.
Indeks sektor industri aneka melesat naik usai menguat 4,58 persen. Diikuti properi 2,04 persen, dan keuangan 1,11 persen.
Sementara indeks sektor barang konsumsi terkena tekanan dan melemah 0,45 persen. Begitu pula sektor perdagangan yang turun 0,37 persen dan pertambangan 0,17 persen.
Saham keping biru yang menempati posisi top gainer kali ini adalah SMGR yang naik Rp 425, ASII Rp 400, LPPF Rp 200, AKRA Rp 150, dan UNTR Rp 125 per saham.
Sementara 5 dari 8 emiten bluechips syariah yang turun tertinggi adalah UNVR Rp 600, SILO Rp 150, ICBA dan PTBA Rp 100, dan PGAS Rp 80 per saham.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah sore ini juga membawa kabar baik. Rupiah menguat 12 poin (0,09%) menjadi 13.105 per dolar AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?