Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Muamalat Dan Nahdatul Ulama Teken Kerja Sama Bisnis Payment Point Online Bank. (Sumber: Bank Muamalat)
Dream - Bank Muamalat Indonesia bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta untuk kerja sama Payment Point Online Bank (PPOB) yang bernama Gerai Muamalat. Bank syariah ini melihat potensi PWNU DKI Jakarta cukup besar untuk menjadi loket Gerai Muamalat.
Direktur Utama Bank Muamalat, Endy Abdurrahman, melihat kesepakatan strategis ini adalah bagian dari salah satu strategi pengembangan dan pemanfaatan produk Gerai Muamalat tahun ini.
" Perkembangan teknologi dan komunikasi yang begitu pesat hingga hari ini menuntut kita untuk dapat beradaptasi guna menyediakan pelayanan yang lebih baik. Sebagai salah satu organisasi Islam besar di Indonesia, kami melihat PWNU sebagai mitra strategis untuk bekerjasama dalam hal ini," kata Endy di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 21 Juni 2016.
Ada potensi 15 ribu jaringan PWNU DKI Jakarta yang bisa menjadi loket PPOB ini. Saat ini, jumlah Gerai Muamalat ada 4 ribu jaringan loket dan collecting agent di seluruh Indonesia. Gerai ini merupakan fasilitas sistem pembayaran secara real time online yang dilakukan tunai oleh masyarakat pada loket atau payment point (PP).
Direktur Retail Banking Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi, mengatakan kerja sama ini baik bagi kedua pihak. Mereka menargetkan ada ribuan gerai baru yang tumbuh di Jakarta.
" Harapan dan target kami kedepannya, dalam kurun waktu tiga tahun ke depan pertumbuhan loket Gerai Muamalat baru akan meningkat pesat sekitar 6.000 unit yang tersebar di titik-titik strategis di Jakarta," kata Purnomo.
Dia menjelaskan, dalam prosesnya, nasabah atau loket akan mendapatkan penghasilan tambahan yang kompetitif atas semua transaksi yang dilakukan di gerai ini. Tak hanya itu, Gerai Muamalat juga melayani berbagai macam transaksi bagi nasabahnya, seperti untuk pembayaran listrik (PLN), Telekomunikasi, Asuransi, TV Berlangganan, BPJS (Kesehatan dan Ketenagakerja), tiket pesawat dan kereta api, PDAM, dan lain sebagainya.
Gerai Muamalat juga tersedia dalam versi desktop (PC) dan smartphone(android) untuk menjangkau lebih banyak masyarakat. Untuk dapat mengakses layanan Gerai Muamalat versi desktop, calon loket/nasabah dapat mengunjungi halaman web www.aplikasippob.com dan untuk versi smartphone (android) calon loket/nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi dari Google Play Store dengan kata kunci " Gerai Muamalat" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya