Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendiri EBay, Pierre Omidyar. (Foto: Pando.com)
Dream – Sebuah yayasan investasi amal yang didirikan oleh pendiri eBay, Pierre Omidyar, Omidyar Network, membuat satu percobaan. Yayasan itu membagikan uang senilai total US$493 ribu atau Rp6,55 miliar kepada masyarakat Kenya secara cuma-cuma.
Dilansir dari Business Insider, Jumat 10 Januari 2017, ekspresimen yang diberi nama sumbangan GiveDirectly ini, menyasar kepada masyarakat yang mendapatkan penghasilan di bawah pendapatan dasar.
Mereka akan mendapatkan uang untuk menutup kebutuhan dasar seperti sewa rumah, makanan, dan pakaian.
GiveDirectly ini menjalankan proyek kecil-kecilan di beberapa pedesaan di Kenya. Tapi, dalam beberapa bulan ke depan, proyek ini akan menjadi proyek pendapatan terbesar di dalam sejarah.
Lebih dari 26 ribu orang akan mendapatkan uang gratis dalam waktu 12 tahun, baik uang itu diberikan sekaligus ataupun terpisah.
Memang banyak studi jangka panjang tentang basic income. Akan tetapi, studi ini menunjukkan, sesuatu yang baik datang dari aksi menolong orang miskin untuk bertemu dengan kebutuhan finansialnya.
Proyek ini menunjukkan, tingkat stres orang turun ketika daya beli mereka meningkat. Orang-orang mulai mendirikan usaha, menyekolahkan anak, dan memperbaiki rumah. Beberapa kajian menunjukkan konsumsi obat-obatan dan minuman beralkohol—dua barang ini kerap digunakan untuk menurunkan stres—pun berkurang.
“ Yayasan Omidyar Network percaya bahwa mendorong masyarakat menjadi lebih baik, punya dampak yang besar dan menunjukkan manfaat yang besar dari bantuan tunai,” tulis manajer Omidyar Network, Tracy William, dan rekannya, Mike Kubzansky, di situs Omidyar Network.
Yayasan Omidyar membidik dana amal sebesar US$30 juta (Rp399,06 miliar). Saat ini, mereka telah menggalang dana sebesar US$23,7 miliar (Rp315,27 miliar). (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya