Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sejarah Kredit Nasabah di Emirat Minim

Reporter : Ramdania
Jumat, 15 Agustus 2014 16:32
Sejarah Kredit Nasabah di Emirat Minim
Suatu keharusan data para nasabah terintegrasi dalam pusat transaksi keuangan. Hal ini guna mengetahui rekam jejak berbagai transaksi nasabah. Hanya saja, UEA mengalami keterlambatan dalam hal itu.

Dream - Setelah sekian lama, Biro Kredit Uni Emirat Arab akan mulai bekerja pada bulan September. Penundaan itu dikarenakan adanya kesalahan saat peluncuran awal, demikian diumumkan Biro Kredit Al Etihad yang dikutip dari Arabian Business, Jumat, 15 Agustus 2014.

Biro Kredit Al Etihad akan mengeluarkan laporan kredit konsumen kepada lembaga keuangan mulai awal September, setelah sebelumnya dijadwalkan untuk mulai beroperasi tahun lalu dan kemudian awal tahun ini.

Laporan kredit mencakup catatan tentang tingkat utang konsumen, kewajiban, pembayaran kredit, sejarah pembayaran default dan keterlambatan pembayaran.

Biro Kredit Al Etihad telah menyelesaikan proses memasukkan data kredit enam bulan terakhir. Informasi yang dikumpulkan dari bank dan lembaga keuangan ke dalam sistem pelaporan kredit.

Bank dan lembaga keuangan akan memiliki akses ke laporan kredit terbaru pelanggan mereka. Selain itu bank dan lembaga keuangan juga bisa mengevaluasi pelanggan sebelum membuat keputusan pemberian kredit atau pinjaman.

Sampai saat ini, bank-bank di Uni Emirat Arab sering kali tidak dapat mengakses data konsumen di lembaga keuangan lain ketika membuat keputusan pemberian kredit. Peminjam dapat memperoleh uang dari banyak lembaga keuangan dan akhirnya mereka kadang-kadang tidak bisa mengembalikannya.

Marwan Ahmad Lutfi, CEO Biro Kredit Al Etihad, mengatakan " Tujuan strategis Al Etihad akan tercapai secara bertahap."

" Tahap pertama, bank dan lembaga keuangan dapat mengakses dan membeli laporan kredit pelanggan potensial secara elektronik setelah mengirimkan semua dokumen yang diperlukan. Pelanggan juga akan memiliki akses ke laporan kredit mereka melalui pusat layanan pelanggan yang akan segera diluncurkan," kata Ahmad Lutfi.

Ditambahkan, penerbitan laporan kredit untuk bank dan lembaga keuangan merupakan langkah penting dalam mengurangi kerugian kredit yang dihasilkan dari kredit non-performing. Pada akhirnya, hal ini akan membantu individu dan perusahaan untuk memiliki pemahaman lebih tentang kewajiban keuangan dan tingkat utang mereka.

Biro Kredit Al Etihad akan terus bekerja sama dengan mitra-mitranya meng-upload informasi kredit untuk 24 bulan terakhir, selain melengkapi data pemegang Emirates ID. Sebanyak 5,2 juta fasilitas kredit dari individu yang berada di UEA telah ditambahkan ke sistem pelaporan kredit Biro. (Ism)

Beri Komentar