Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
CEO Roll Royce, Warren East. (Foto: Alchetron.com)
Dream – Salah satu produsen otomotif, Rolls Royce, memecat lebih dari 200 manajer di level senior. Pemecatan ini bertujuan untuk menghemat biaya operasional perusahaan sebesar 150 juta poundsterling-200 juta poundsterling (Rp2,5 triliun-Rp3,4 triliun).
CEO Rolls Royce, Warren East, mengatakan pemecatan ini bagian dari restrukturisasi usaha.
“ Ini bagian dari transformasi usaha kami yang kami rancang untuk berhemat dengan menyederhanakan struktur dan proses bisnis kami,” kata juru bicara Roll Royce, dilansir dari Channel News Asia, Senin 19 September 2016.
Pada Juli, East memaparkan rencananya memangkas biaya sebesar 50 juta poundsterling atau Rp858,76 miliar. Sebelum restrukturisasi, Rolls Royce memiliki 2 ribu orang manajer senior. Pada Januari, pria ini mengumumkan banyak posisi manajer senior dipangkas, dan pada Maret tercatat 150 posisi yang dihilangkan.
Saat merestrukturisasi usaha, East menghapus sejumlah posisi manajer senior, seperti manajer senior untuk alat pertahanan, nuklir, kelautan, dan pembangkit listrik. Tak hanya itu, divisi darat, laut, dan udara juga dicoret dari bisnis Rolls Royce.
Sekadar informasi, selain memproduksi mobil mewah, Rolls Royce juga terkenal sebagai produsen mesin pesawat dan mesin kapal selam.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya