Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Perusahaan penyedia program keamanan komputer Kaspersky Lab menciptakan sebuah proyek interaktif tentang keamanan perbankan bernama 'One Dollar Lesson'.
Seperti dikutip dari Emirates 247, Jumat, 10 April 2015, melalui One Dollar Lesson pengguna akan melalui berbagai simulasi penipuan transaksi online dan cara untuk mengatasi serta melindungi diri dari ancaman tersebut.
One Dollar Lesson menawarkan tiga modul pelatihan. Masing-masing mengikuti perjalanan uang satu dolar virtual yang digunakan untuk melakukan pembayaran. Setiap satu dolar virtual menuju tujuan yang berbeda, mulai dari tujuan tak berujung hingga server bank dengan berbagai kendala seperti phishing, trojans dan serangan cyber yang dikenal sebagai man-in-the-middle (MITM).
Penipuan online adalah ancaman serius. Menurut survei yang dilakukan bersama oleh B2B International dan Kaspersky Lab, 43 persen responden mengalami serangan khusus tentang informasi keuangan dalam 12 bulan terakhir. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan, 44 persen dari orang-orang yang kehilangan uang karena penipuan perbankan online tidak bisa mendapatkan kembali uang mereka semuanya.
Pengguna sering meremehkan bahwa mereka sangat rentan terhadap penipuan saat melakukan transaksi keuangan online. Kadang sulit untuk mengetahui secara detail dari proses pembayaran online dan ancaman yang ditemui saat proses tranfer uang berjalan.
Entah itu satu atau ribuan dolar, perjalanan tranfer selalu sama dan pengguna harus menyadari risiko saat menggunakan laptop, tablet atau smartphone untuk mengirim uang secara digital atau melakukan pembayaran online.
Dalam One Dollar Lesson, untuk setiap jenis serangan akan diberi penjelasan yang didukung oleh data serangan terbaru beserta dampaknya.
Online banking dan pembayaran sekarang sudah menjadi biasa, dengan jutaan orang mentransfer uang untuk membayar tagihan, sumbangan atau belanja online. Orang bisa jadi kurang waspada tentang ancaman terhadap uang mereka. Dan ini dapat membuat mereka sedikit lengah tentang transaksi online.
" Kami menciptakan pelajaran interaktif untuk membantu orang lebih memahami tentang ancaman dan perlindungan uang online secara lebih bertanggung jawab. Kami percaya bahwa peringatan dini adalah senjata yang paling ampuh," kata Alexander Erofeev, Chief Marketing Officer Kaspersky Lab.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam