Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Pamekasan, Jatim, Ahmad Syafii
Dream – Pamekasan, Jawa Timur, menjadi kabupaten pertama yang menerapkan program koperasi berbasis syariah di Indonesia. Kabupaten ini punya visi mengubah koperasi konvensional menjadi koperasi syariah.
“ Hal itu karena Bupati Pamekasan, Ahmad Syafi'I, sangat berkomitmen untuk menegakkan koperasi syariah di sini,” kata Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Braman ketika membuka Bimbingan Teknis Pemahaman Keterampilan Menjalankan Produk Pembiayaan Syariah di Pamekasan, Jawa Timur, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis, 13 April 2017.
Braman mengatakan untuk tingkat provinsi, Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi pertama yang menerapkan koperasi syariah di Indonesia. Sementara Bupati Pamekasan merupakan pelopor koperasi syariah untuk tingkat kabupaten dan kota.
“ Kami memberi apresiasi kepada Bupati Pamekasan yang merupakan satu-satunya bupati yang memiliki obsesi lembaga pembiayaan koperasi yang ingin diubah dari koperasi konvensional menjadi koperasi syariah,” kata dia.
Menurut Braman, transformasi pemindahan perilaku dari koperasi konvensional menjadi koperasi syariah merupakan pola yang bagus untuk pengembangan koperasi syariah ke depannya.
“ Koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah ini ingin lebih diperbanyak lagi oleh Bupati Ahmad Syafi’i,” kata dia.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM juga menggelar bimbingan teknis pembentukan jaringan kerja sama. Ini akan menghubungkan antara koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPPS)/unit simpan pinjam pembiayaan syariah (USPPS) dan sosialisasi program kredit usaha rakyat (KUR).
Target 200 Koperasi Syariah
Sementara itu Bupati Pamekasan, Ahmad Syafi’i, menargetkan akan memperbanyak menjadi 200 koperasi syariah dari 198 desa di daerahnya. Sekadar informasi, saat ini, ada 160 unit koperasi syariah yang beroperasi di Pamekasan.
“ Setiap satu desa mempunyai satu koperasi syariah,” katanya.
Dia mengatakan potensi koperasi syariah masih cukup besar karena 75-80 persen masyarakat sudah menggunakan jasa koperasi. Melihat peluang ini, Syafi’i menilai sekarang waktu yang tepat mengubah koperasi konvensional menjadi koperasi syariah.
“ Peluang untuk menggerakkan koperasi syariah, potensinya masih cukup besar,” kata dia.
Syafi’i mengharapkan koperasi syariah bisa menurunkan suku bunga pinjaman koperasi di daerahnya yang saat ini berada d atas 20 persen. Dengan begitu, ekonomi produktif di Pamekasan bisa bergerak.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya