Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia pelan-pelan berangsur tenang usai dilanda kepanikan. Pelaku pasar yang mulai terbiasa diri dengan pelemahan yuan mulai menggelar aksi beli selektif.
Laju indeks saham Asia pagi ini bahkan menjadi yang terkuat di kawasan regional.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,457 poin ke level 141,951.
Laju positif ISSI bahkan terus berjalan setelah satu jam perdagangan. ISSI tercatat masih menanjak 2,550 poin (1,80%) ke level 144,044.
Papan perdagangan ISSI kali ini didominasi saham-saham yang bergerak menguat. Terlihat sudah 125 emiten syariah melaju di zona hijau dan 28 lainnya masih tertekan aksi jual.
Meski menguat, nilai transaksi perdagangan relatif masih minim dengan dana sudah terhimpun Rp 618,47 miliar.
Aksi rebound juga dibukukan indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini membuka perdagangan dengan menguat 2,629 poin ke level 587,946.
Indeks terus JII melaju 12,519 poin (2,14%) ke level 597,836 hingga satu jam perdagangan.
Investor tampaknya tak menyia-siakan saham-saham bluechips yang kemari terjun bebas. Terlihat dari daftar pencetak top gainer sementara dihuni saham favorit semacam UNVR, INTP, AALI, UNTR, dan ASII.
Tanda-tanda pemulihan sementara juga diperlihatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Di sesi prapembukaan, IHSG naik tipis 1,781 poin (0,04%) ke level 4.481,272.
IHSG kembali menguat 14,752 poin (0,37%) ke level 4.496,123 di sesi pembukaan.
Dari pasar keuangan, kurs rupiah juga mulai sedikit pulih. Pagi ini rupiah menguat 22 poin (0,16%) menjadi 13.739 per dolar AS. Rupiah sempat jatuh ke posisi terendah 13.761 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya