Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Miliarder Chau Cak Wing Dan Mansion Miliknya (domain.com.au)
Dream - Seorang miliarder asal Tiongkok membuat rekor pembelian termahal sebuah rumah di Australia. Merogoh US$ 52 juta atau Rp 716,56 miliar, Chau Chak Wing, nama miliarder ini berhak jadi pemilik mansion di Negeri Kangguru itu.
Namun bukan jumlah uang yang membuat orang heran. Chau Chak justru membeli rumah yang sama sekali belum pernah dilihatnya.
Sebagai pemilik perusahaan pengembang properti, miliarder Tiongkok ini membeli rumah dari pebisnis Australia, James Packer. Istana ini terletak di Sydney.
Mengutip laman Domain, Kamis, 13 Agustus 2015, Chau selama ini telah memiliki rumah di Hunter Hill untuk keluarganya yang diberi US$ 3 juta untuk 20 tahun. Seiring bertambahnya jumlah anggota keluarga, Chau ingin menempati rumah yang sedikit lebih besar.
" Saya tinggal di sebuah rumah untuk waktu yang lama. Kini banyak anak di rumah, cucu, jadi saya ingin pindah ke rumah yang lebih besar," ujar Chau yang dikenal pemalu ini.
Keluarga Chau sudah memiliki rumah di Hunters Hill sejak 1995.
Pengakuan mengejutkan justru muncul ketika Chau mengaku tak tahu sama sekali dengan rumah baru yang dibelinya.
" Saya tak pernah melihatnya. Saya tak tahu siapa pemilik sebelumnya," ujarnya santai.
Chairman dari Kingold Group ini mengaku mendelegasikan tuga membeli rumah barunya ini kepada putranya, Wnky yang menjalankan bisnis media berbahasa China di Australia.
Chau selama ini memang dikenal sebagai pebisnis sukses yang memiliki koneksi politik cukup luas di Tiongkok dan Australia.
Masih menurut Domain, Chau dekat dengan mantan Perdana Menteri Australia John Howard dan Presiden China Xi Jinping.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya