Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Pasar Jenuh Beli, Rekor Indeks Syariah Terkoreksi

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 26 Februari 2015 09:49
Pasar Jenuh Beli, Rekor Indeks Syariah Terkoreksi
Sentimen pelemahan indeks bursa regional ikut mendorong pelemahan indeks saham di BEI.

Dream - Laju rekor bursa saham Indonesia terhenti untuk sementara. Melesatnya indeks saham acuan selama dua hari terakhir membuat investor tergiur melakukan aksi jual di tengah kondisi pasar yang sudah jenuh beli.

Kondisi bursa regional yang kurang kondusif juga memaksa pelaku pasar sedikit berhati-hati melakukan aksi.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 26 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,493 poin ke level 174,310.

Meski sempat menembus zona hijau, ISSI tercatat masih melemah 0,330 poin (0,19%) ke level 174,473 hingga perdagangan pukul 09.38 WIB.

Aksi lepas saham pelaku pasar memaksa 62 emiten longsor ke zona merah. Sementara 71 lainnya masih sanggup bertahan di teritori positif.

Di awal perdagangan, pelaku pasar tampaknya menahan diri melakukan transaksi. Tercatat baru 6,79 miliar saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 838,51 miliar.

Pembukaan di zona merah juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 3,16 poin ke level 724,284.

JII saat ini masih tercatat melemah 2,428 poin (0,33%) ke level 725,016.

Separuh penghuni papan perdagangan JII terkena aksi jual. Sementara 12 lainnya masih bisa bergerak menguat dan 3 saham memilih stagnan.

Transaksi perdagangan melibatkan 2,05 miliar saham senilai Rp 547,26 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan preopening, dibuka turun 15,623 poin (0,29%) ke level 5.429,485.

IHSG masih belum bisa keluar dari zona merah di sesi pembukaan usai terkoreksi 9,355 poin (0,17%) ke level 5.435,753.

Beri Komentar