Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAFoto.com)
Dream - Laju rekor bursa saham Indonesia terhenti untuk sementara. Melesatnya indeks saham acuan selama dua hari terakhir membuat investor tergiur melakukan aksi jual di tengah kondisi pasar yang sudah jenuh beli.
Kondisi bursa regional yang kurang kondusif juga memaksa pelaku pasar sedikit berhati-hati melakukan aksi.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 26 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,493 poin ke level 174,310.
Meski sempat menembus zona hijau, ISSI tercatat masih melemah 0,330 poin (0,19%) ke level 174,473 hingga perdagangan pukul 09.38 WIB.
Aksi lepas saham pelaku pasar memaksa 62 emiten longsor ke zona merah. Sementara 71 lainnya masih sanggup bertahan di teritori positif.
Di awal perdagangan, pelaku pasar tampaknya menahan diri melakukan transaksi. Tercatat baru 6,79 miliar saham yang diperdagangkan dengan nilai Rp 838,51 miliar.
Pembukaan di zona merah juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 3,16 poin ke level 724,284.
JII saat ini masih tercatat melemah 2,428 poin (0,33%) ke level 725,016.
Separuh penghuni papan perdagangan JII terkena aksi jual. Sementara 12 lainnya masih bisa bergerak menguat dan 3 saham memilih stagnan.
Transaksi perdagangan melibatkan 2,05 miliar saham senilai Rp 547,26 miliar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan preopening, dibuka turun 15,623 poin (0,29%) ke level 5.429,485.
IHSG masih belum bisa keluar dari zona merah di sesi pembukaan usai terkoreksi 9,355 poin (0,17%) ke level 5.435,753.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya