Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menyebut Penguatan Dolar AS Tidak Mencerminkan Fundamental Perekonomian Indonesia.
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal pelemahan rupiah terhadap dolar AS, terutama saat pemilihan presiden Amerika Serikat. Menurut Jokowi, penguatan dolar AS tidak memperlihatkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.
Dalam acara “ Sarasehan 100 Ekonom”, Jokowi menyebut, dolar AS akan berjalan sendiri seiring dengan kebijakan America First yang dibuat oleh Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
“ Kelihatannya Amerika Serikat akan refleksi. Dolar AS mencerminkan antisipasi pasar bahwa ekonomi AS akan menguat dan dolar AS akan melonjak,” kata dia di Jakarta, Selasa 6 Desember 2016.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengatakan penguatan dolar AS terhadap rupiah, tidak memunjukkan fundamental perekonomian Indonesia.
“ Melainkan, semakin mencerminkan kebijakan ekonomi Amerika Serikat,” kata dia.
Jokowi pun meminta perekonomian Indonesia tidak dilihat dengan dolar AS. Dikatakan bahwa Amerika Serikat bukanlah negara mitra dagang terbesar dengan Indonesia. Pasarnya hanya sebesar 10 persen dari total ekspor Indonesia.
“ Jangan dibawa persepsi pada dolar. Mestinya tidak seperti itu,” kata dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya