Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
TKW Hongkong Di Youtube
Dream - Aksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri saling sindir lewat video Youtube tengah ramai. Setiap TKI mengklaim memiliki kehidupan lebih baik dibandingkan mitranya di negara lain.
Video parodi ini bermula dari munculnya sebuah rekaman seorang pria yang mengaku ditinggal istri bekerja ke luar negeri. Dalam video " lucu-lucuan" itu, pria tersebut memamerkan betapa nikmatnya memiliki istri TKW.
Tak pelak, video itu membuat geram para TKI wanita yang bekerja di luar negeri. Tiga TKW di Taiwan bahkan memaparkan betapa enak bekerja di negeri orang. Bergaji Rp 6,5 juta per bulan, TKW ini mengaku bisa setiap hari pergi ke taman dan bermain Facebook seharian penuh. [Baca juga: Curhat Lucu TKW Hong Kong]
Namun, jawaban para TKI ini tak sepenuhnya didukung. Aksi balas dilakukan TKW dari negara lain yang menyebutkan kehidupan TKI tak sepenuhnya senang. Baca juga: Video Lucu Curhat TKW Bikin Ngakak]
Jika melihat penghasilan yang diperoleh para TKI informal, harus diakui gaji yang diperoleh memang lebih tinggi dibandingkan pembantu di dalam negeri.
Mengutip laporan terakhir Asosiasi Agensi Tenaga Kerja Malaysia (PIKAP) pada Desember 2013, seperti dikutip Dream dari laman Taiwanfocum.com, para pengasuh dan pekerja rumah tangga di Taiwan memang memperoleh upah lebih tinggi dibandingkan Singapura dan Hong Kong.
Pengasuh dan pembantu rumah tangga Indonesia di Taiwan menerima gaji bulanan 2.200 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 7,8 juta. Gaji ini lebih baik dari PRT Indonesia di Hong Kong yang menerima 1.700 ringgit (Rp 6,03 juta) dan Singapura sebesar 1.200 ringgit (Rp 4,26 juta)
Tak hanya mengalahkan PRT di Singapura dan Hong Kong, PRT Taiwan juga mendapatkan gaji lebih baik dibandingkan rekannya di negara-negara kaya Arab.
Para pengasuh dan PRT Indonesia di Timur Tengah rata-rata menerima bayaran 1.200 ringgit (Rp 4,26 juta) atau sama dengan Singapura.
Gaji terkecil justru diterima PRT Indonesia di Malaysia yang hanya bergaji 808 ringgit (Rp 2,86 juta) per bulan.
Taiwan saat ini mempekerjakan lebih dari 208 ribu pekerja asing yang berprofesi pengasuh dan pembantu rumah tangga. Dari jumlah itu, PRT berkewarganegaraan Indonesia mencapai 78 persen. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya