Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Platform Digital Dompet Dhuafa MUMU Di Jakarta (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - Dompet Dhuafa mulai merambah dunia digital guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beramal. Lewat anak usahanya, ddtekno, lembaga amil ini meluncurkan platfrom digital MUMU.
Direktur Utama ddtekno, Prima Hadi Putra, mengatakan keputusan Dompet Dhuafa masuk ke sektor digital bukan tanpa alasan. Selain mendapat amanah digitalisasi, Dompet Dhuafa ingin membangun integrasi guna memberikan manfaat kepada mustahik (penerima zakat).
" Mengentaskan kemiskinan bukanlah program yang mudah," kata Putra di Jakarta, Rabu 29 Mei 2019.
Komisaris Dompet Dhuafa, Iskandar, mengatakan platform digital ini bisa mengintegrasikan antara nazir, muzakki, dan mustahik. " Ini menjadi digital lifestyle," kata dia.
Dalam pengelolaan MUMU, ddtekno menggandeng platform LinkAja dan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASYKI) untuk menghadirkan digital lifestyle.
Direktur Utama PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), Danu Wicaksana, mengatakan Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya paling dermawan. Menurut dia, transaksi digital untuk amal terbilang besar dan kerja sama dengan MUMU bisa mendorong minat masyarakat untuk beramal.
" Kerja sama dengan MUMU bisa meningkatkan donasi," kata dia.
Kemudian, untuk kerja sama dengan Asyki, masyarakat bisa membeli asuransi mudik di platform MUMU. Pengguna bisa membeli asuransi mudik syariah seharga Rp9.500, dilengkapi fitur wakaf.
Putra mengatakan saat ini fitur pembelian asuransi syariah masih dikembangkan. Tetapi, masyarakat bisa membeli produk asuransi syariah melalui microsite ddtekno.
" Landing page proteksi.ddtekno.com atau lewat aplikasi LinkAja," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya