Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Peserta We Do Good Camp Sebelum Bertolak Ke Destinasi (Dream.co.id)
Dream - Menghabiskan waktu akhir pekan bersama teman-teman pasti menyenangkan dan dipenuhi keseruan. Apalagi jika berkumpul di satu tempat sambil melakukan camping dimana kamu bisa menghabiskan waktu bersama.
Keseruan inilah yang sedang dirasakan Sahabat Dream dalam ajang We Do Good Camp di desa Cirangkong, Subang, Jawa Barat. Sebanyak 20 peserta akan menghabiskan waktu selama dua hari mulai hari ini, Sabtu, 9 Maret 2019.
Di lokasi yang dekat dengan perkebunan wisata Indonesia Berdaya itu, peserta akan mengalami keseruan bersama dua influencer, Siti Hajar Riska Ariyanti dan Lisa Namuri.
Para peserta dan duo influencer itu akan diajak merasakan pengalaman baru bermain di perkebunan buah naga. Tak hanya itu, mereka juga akan melihat buah kaya vitamin itu langsung dari pohonnya dan mengolah menjadi sajian menyegarkan.
Usai bersenang-senang di kebuh buah naga, kegiatan berkemah We Do Good Camp ini juga akan membuka wawasan baru bagi peserta untuk mendapatkan ilmu tentang pengelolaan wakaf.
Para pakar dari Dompet Dhuafa dan Prudential akan membantu memberi pencerahan tentang salah satu cara bersedekah melalui wakaf yang ternyata kini lebih mudah dilakukan.
"Wakaf menurut saya itu sesuatu yg sangat penting, itu adalah pembersihan harta kita, sifatnya amal jariyah, berbeda dengan sedekah biasa," kata lisa di acara We Do Good Camp, Subang 9 Maret 2019.
"Menurutku wakaf itu suatu hal yang penting, memiliki manfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan juga untuk orang lain," tambah Jariska, sapaan Siti Hajar.
Selain sharing season mengenai wakaf, para peserta juga berkesempatan belajar membuat smoothie bersama chef Lisa.
Meski diguyur hujan, antusias peserta mengikuti kegiatan ini tak lantas luntur. Sebaliknya, mereka malah antusias menikmati suasana sambil menjalin silaturahmi sambil bermain panah dengan para peserta lainnya.
(Sah, Laporan: Ratih Permata Sari)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire