Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gojek Siap Mengembangkan Sayapnya Ke Asia Tenggara.
Dream – Perusahaan transportasi berbasis aplikasi, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT Gojek Indonesia) siap-siap mengembangkan sayapnya di Asia Tenggara. Gojek akan berekspansi ke beberapa negara dalam waktu dekat.
Dikutip dari Asia One, Rabu 28 Maret 2018, CEO Gojek, Nadiem Makarim, mengatakan, perusahaannya akan mengembangkan sayap ke tiga negara ASEAN pada pertengahan tahun ini.
Kabar ekspansi ini muncul setelah Uber Technologies Inc sepakat menjual bisnisnya di Asia Tenggara kepada Grab. Konsolidasi pertama terbesar di Asia Tenggara bisa menjadi tekanan bagi Google.
Nadiem mengatakan, kesepakatan Uber ini merupakan kesempatan besar karena sedikit pemain yang menggunakan “ cara halus” untuk melanjutkan dan memperdalam kepemimpinan pasar untuk Gojek di Indonesia.
Dia tidak menyebutkan tiga negara yang akan menjadi target ekspansi, namun petinggi Gojek lainnya menyebut mereka sedang bersiap-siap masuk ke Filipina tahun ini.
“ Persiapan sedang dilakukan dengan baik dan dalam waktu beberapa minggu ke depan, peluncuran pertama di negara baru akan diumumkan. Ini akan diikuti oleh tiga negara lainnya di Asia Tenggara pada pertengahan tahun,” kata dia.
Dengan suntikan modal dari beragam investor, seperti Google dan Temasek, Nadiem semakin percaya diri. “ Kami percaya diri bahwa memiliki dukungan lebih banyak untuk ambil bagian tentang kisah pertumbuhan paling mengagumkan di dunia dari fenomena perusahaan Indonesia menjadi perusahaan global,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya