Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Membeli Rumah.
Dream – Memiliki rumah jadi hal paling diidamkan pasangan yang baru menikah. Dengan rumah sendiri, pasangan bisa mulai membangun keluarga kecil, menghabiskan waktu bersama, dan menumbuhkembangkan anak di rumah sendiri.
Tapi, membeli rumah idaman tak bisa sembarangan. Ada saja persoalan yang muncul. Jarak yang jauh, lingkungan tetangga kurang menyenangkan, bahkan sampai urusan kecil seperti model yang tak sesuai harapan.
Dilansir dari Popsugar, Rabu 14 Maret 2018, kamu harus mempertimbangkan tujuh hal ini sebelum menjatuhkan pilihan pada rumah yang akan dibeli.
Pertama, melihat kemampuan. Sebelum membeli rumah, perhatikan terlebih dahulu kemampuan diri. Apakah uang yang dimiliki cukup untuk membeli rumah? Jangan sampai cicilan membayar rumah menguras habis penghasilan bulanan kamu.
Kedua, kamu juga seharusnya memperhatikan biaya lain selain harga rumah, yaitu biaya tambahan. Misalnya, biaya asuransi rumah (kalau perlu), harga furnitur, dan biaya balik nama rumah kalau membeli dari orang lain.
Ketiga, dana darurat. Di samping pemasukan yang lain, kamu juga harus memastikan ketersediaan dana darurat. Tujuannya untuk menutup kebutuhan mendesak, misalnya genteng bocor atau kaca jendela pecah.
Keempat, lokasi tempat tinggal. Memiliki rumah di suatu wilayah berarti tinggal di wilayah yang sama selama jangka panjang. Ini artinya, kamu harus betah di lokasi itu. Biar nyaman, alangkah lebih baik mensurvei lokasi sebelum memutuskan membeli hunian, misalnya fasilitas umum seperti angkot, tempat ibadah, dan sekolah.
Kelima, rencana perbaikan rumah. Tak seperti kontrak atau tinggal bersama orang tua, kamu tak bisa meminta jasa gratis untuk perbaikan rumah. Nah, masukkan itu ke dalam daftar pertimbangan ketika hendak beli rumah.
Keenam, investasi. Rumah memang kerap dijadikan untuk investasi dan sumber penghasilan di hari tua. Kalau tak paham tentang investasi properti, tak masalah asal kamu punya pemahaman realistis tentang harga rumah selama 20-30 tahun ke depan.
Ketujuh, alasan membeli rumah. Yang terakhir, kamu harus bisa memastikan alasan tepat ketika ingin membeli rumah. Apakah rumah itu untuk investasi atau tempat tinggal. Jangan sampai kamu menyesal setelah membeli rumah.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya