Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tidak Memperpanjang Izin Hotel Alexis Dan Griya Pijat Alexis.
Dream – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak memperpanjang hotel dan griya pijat Alexis. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan Alexis.
Jumlah karyawan yang terancam menganggur tidak sedikit. Disebut-sebut mencapai 1.000 karyawan yang terdiri atas 600 karyawan tetap dan 400 karyawan lepas.
Masalah ini menyedot perhatian swasta. Salah satunya adalah Topas TV. Perusahaan televisi pascabayar yang berada di bawah bendera Mayapada Group ini merespons ancaman pengangguran itu.
Topas TV, melalui anak-anak perusahaan grupnya, BaoBao Express Minimart dan Koperasi BBX, siap menampung mantan karyawan Alexis.
“ Iya betul (membuka lowongan pekerjaan bagi karyawan Alexis),” kata Direktur Keuangan Topas TV, Erick Gunawan, ketika dihubungi Dream, untuk konfirmasi kebenaran kabar itu di Jakarta, Kamis 2 November 2017.
Erick mengatakan perusahaan itu membuka lowongan pekerjaan untuk koperasi simpan pinjam, BBX. Nantinya, karyawan Alexis yang mendaftar, akan diseleksi oleh perusahaan. Tapi, tak disebut berapa jumlah lowongan yang dibuka untuk karyawan Alexis.
“ Pasti ada sistem seleksi. Tidak serta-merta kami terima. Ada tesnya,” kata dia.
Kalau lolos, Erick mengatakan mereka akan diberi pelatihan. “ Ada pelatihan untuk tenaga funding,” kata dia.
Erick mengatakan lowongan itu sudah diumumkan dua hari yang lalu, tetapi belum ada karyawan Alexis yang mendaftar. “ Sampai saat ini belum. Mereka sedang menunggu kejelasan kali, ya?” kata dia.
Erick mengatakan pihaknya memberikan kesempatan kerja bagi karyawan Alexis karena mereka tak pandang bulu. Mereka juga tidak terlalu mempedulikan latar belakang calon karyawan.
“ Kami memberikan kesempatan bagi mereka. Mereka, kan, ada kemampuan. Lalu, kami memberikan training, skill, dan memberdayakan untuk marketing,” kata dia.
...
© Dream
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Topas TV, BaoBao Express Minimart, dan Koperasi BBX ini adalah perusahaan-perusahaan di bawah naungan Grup Mayapada. P
Dilansir dari Wikipedia, pemilik Mayapada ini adalah Dato Sri Tahir. Pengusaha, investor, dan filantropis di Indonesia ini mendirikan Grup Mayapada pada tahun 1986.
Grup ini adalah holding company yang memiliki beragam unit usaha, seperti perbankan, media, properti, dan rumah sakit. (ism)
© Dream
Dream - Kasus penghentian izin usaha Hotel Alexis tengah menjadi sorotan publik tanah air. Pengelola Alexis, PT Grand Ancol Hotel pun telah memilih untuk menutup usahanya mulai Selasa kemarin, 31 Oktober 2017.
Terkait penghentian izin usaha Alexis ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memberikan pernyataannya. Menurut Anies, pihaknya tidak memperpanjang izin usaha Alexis lantaran banyaknya pelanggaran yang dilakukan hotel tersebut.
Karena itu, Anies sebagai Gubernur DKI mengaku memiliki wewenang untuk menghentikan izin usaha hotel di bawah bendera Alexis Group itu, agar aturan di ibukota berjalan sesuai koridornya.
" Karena itu, kami mengambil kebijaksanaan tidak mengizinkan praktik hotel dan panti pijat. Jadi itu yang terjadi," kata Anies.
© Dream
Anies pun menyebut jika Hotel Alexis di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara itu mempekerjakan warga negara asing (WNA) sebagai terapis atau tukang pijat.
Bahkan, ia mengklaim memiliki data lengkap identitas pekerja asing di hotel yang diduga menjadi tempat prostitusi itu.
" Kami sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait. Jadi datanya ada, satu per satu. Namanya lengkap pun ada," ujar Anies.
Diungkapkan Anies, Hotel Alexis mempekerjakan 104 tenaga asing termasuk untuk griya pijatnya. Mereka berasal dari Tiongkok (36 orang), Thailand (57 orang), Uzbekistan (5 orang) dan Kazakstan (2 orang). (San)
(Sumber: www.jpnn.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya