Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kini, Ada, Lho, Teknologi Yang Membuat Waktu Pengisian Daya Baterai Ponsel Menjadi Lebih Cepat. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, biasanya kita sering kali lupa mencabut kabel pengisi baterai karena ketiduran di malam hari. Menunggu baterai Ponsel terisi penuh memang membosankan. Apalagi jika sampai memakan waktu lebih dari 60 menit.
Namun persoalan kelupaan mencabut charger yang akhirnya membuat baterai ponsel rusak sebentar lagi bakal teratasi. Sebuah perusahaan mengklaim telah menemukan teknologi yang membuat proses pengisian baterai lebih cepat.
Dilansir dari CNBC, Rabu 29 November 2017, periset di Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) mengaku telah menemukan graphene ball—bahan unik baterai. Bahan ini akan membuat pengisian bateral menjadi 5 kali lebih cepat daripada baterai lithium ion (li-ion) biasa.
Untuk bisa mengisi baterai hingga penuh, waktu pengisian yang dibutuhkan hanya sekitar 12 menit.
Sekadar informasi, graphene ini merupakan materi paling tipis di dunia. Disebut-sebut material ini 200 kali lebih kuat daripada baja, transparan, dan paling konduktif.
Raksasa teknologi, Samsung, akan menjadikan graphene sebagai bahan baterai next generation untuk kendaraan listrik dan perangkat smartphone. Selain pengisiannya bisa lebih cepat, baterai ini bisa menjaga suhu stabil di angka 60 derajat celcius.
“ Pada saat yang sama, kami dapat meningkatkan kemampuan baterai li-ion untuk mobile dan kendaraan listrik berkembang dengan cepat,” kata pemimpin SAIT, Son In Hyuk.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya