Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apa Yang Terlintas Di Pikiran Jika Rekan Kerja Anda Terpilih Menjadi Bos, Sahabat Dream? (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, yang namanya persaingan di dunia kerja adalah hal lumrah. Tentu tidak semua orang bisa menduduki posisi lebih tinggi, bukan?
Rekan kerja terpilih menjadi atasanmu bisa saja terjadi. Apalagi kamu ternyata tergabung dalam tim yang dipimpin temanmu sendiri.
Dalam kondisi ini, pasti muncul sejumlah pikiran ketika tahu bosmu adalah temanmu sendiri. Tentu pikiran tersebut sangat tidak mengenakkan.
Dikutip dari The Muse, Rabu, 29 November 2017, pikiran pertama adalah “ Itu seharusnya aku”. Iya, sih, rasa iri itu ada ketika mengetahui rekan kerja terpilih sebagai pimpinan, apalagi teman terbaik kamu.
Hei, jangan berpikiran seperti itu. Tetaplah berpikir positif. Giliranmu akan tiba suatu saat. Jadi, siapkan diri sebaik mungkin supaya karier bisa lebih baik di masa mendatang.
Pikiran yang kedua, “ Persahabatan telah berakhir”. Dulu, sebelum dia dipilih sebagai pimpinan, kamu dan dia selalu bersama. Kalian sering makan berdua dan berbagi cerita di luar kantor.
Setelah terpilih sebagai pimpinan, semuanya perlahan berubah. Sikap persahabatan tak semesra dulu. Perubahan sikap ini akan membuat rekan kerja bertanya-tanya, lho.
Sebenarnya, ini tak perlu terjadi. Kamu bisa tetap bersikap ramah—sama seperti dulu—asalkan tetap menjunjung profesionalisme kerja.
Yang terakhir, pikiran yang terbersit adalah “ Pekerjaanku bisa lebih mudah”. Nah, pikiran ini muncul pada karyawan yang mengandalkan rekan kerjanya.
Dia bisa memanfaatkan posisi rekannya yang sudah menjadi pimpinan. Misalnya, tanpa canggung meminta izin melakukan sesuatu dari rekannya.
Untuk mengusir pikiran ini, lebih baik fokus kepada pekerjaan. Kembalilah menjadi sosok yang bisa bekerja keras dan memberikan hasil yang bagus.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya