Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kembali Beroperasi Normal.
Dream – Penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dicabut pada pukul 14.28 WITA siang ini. Keputusan ini didasarkan pada Notice to Airmen (NOTAM) No A4300/17 yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia.
Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono, mengatakan keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi di kantor EOC Bali pukul 13.00-14.00 WITA. Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV sebagai regulator dengan seluruh stakeholder terkait.
" Secara keseluruhan, diputuskan Notam Closed Bandara I Gusti Ngurah Rai akan dicabut pada pukul 14.28 WITA (Airport Open). Dengan demikian penerbangan dari dan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi normal,” kata Wisnu, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Rabu, 29 November 2017.
Wisnu mengatakan penerbangan dari dan menuju Denpasar sudah dapat dilayani kembali. Pihaknya tetap memonitor secara ketat seluruh perkembangan yang terjadi terkait aktivitas Gunung Agung.
Selain itu, AirNav juga terus berkoordinasi secara intensif dengan BMKG dan PVMBG serta pengamatan Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC). Juga dilakukan paper test untuk memantau kondisi di lapangan.
“ Tugas kami, AirNav Indonesia, untuk mengawal keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia. Untuk itu kami mengupayakan pelayanan maksimal melalui kesiapan fasilitas dan SDM terkait pembukaan kembali Bandara I Gusti Ngurah Rai hari ini,” kata Wisnu.
Selanjutnya, Wisnu mengatakan pihaknya membuka crisis center di Jakarta dan Denpasar untuk terus memonitor seluruh perkembangan aktivitas Gunung Agung selama 24 jam bersama regulator dan seluruh stakeholder terkait. Masyarakat dapat pula berpartisipasi dengan memberikan informasi terkait kondisi Gunung Agung di lapangan.
“ Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi karena kami akan menyampaikan seluruh perkembangan yang terjadi kepada publik,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya